Radar Jogja – PSS Sleman masih mengalami kesulitan di dua pekan awal Liga 1 musim 2020. Dari dua laga yang sudah dijalani, Super Elja – julukan PSS Sleman baru meraih satu poin dengan rincian satu kali kalah dan satu kali meraih hasil imbang.

Petang nanti, PSS Sleman akan menghadapi laga berat melawan salah satu favorit juara, Persib Bandung. Laga itu akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung. Super Elja memiliki ambisi mengamankan paling tidak satu poin di laga tersebut.

Namun, pelatih PSS Sleman Dejan Antonic juga sadar peluang tim asuhannya untuk meraih poin di kandang Persib cukup tipis. Apalagi Persib diperkuat banyak pemain asing dan naturalisasi.”Tapi kami akan tetap berusaha keras,’’ tegasnya.

Dejan Antonic juga berbicara mengenai virus korona yang semakin menyebar luas ke berbagai penjuru dunia belakangan ini. Ia berharap virus itu bisa segera ditangani. Namun, Antonic juga tak masalah jika nanti Liga 1 mengalami penundaan karena keberadaan virus tersebut. “Seperti kita tahu di Eropa sudah banyak liga yang melakukannya. Hidup kita jauh lebih penting,” tegasnya.

Antonic sempat menjadi pelatih Maung Bandung – julukan Persib Bandung. Antonic mengaku masih memiliki banyak teman di Persib. Namun, dia harus bersikap profesional. Sebab ondisi semacam ini memang lumrah dihadapi oleh pelatih manapun.

Kapten PSS Sleman Bagus Nirwanto mengungkapkan dia dan rekan-rekan di PSS sudah sangat siap menghadapi Persib. Sama dengan Antonic, Bagus menyadari kualitas yang dimiliki oleh tim tuan rumah. “Tapi kami akan tetap berusaha dengan keras,” tegas Bagus.

Persib sendiri menjalani dua pekan awal Liga 1 2020 dengan sangat bagus. Supardi Nasir dan kolega duduk di posisi kedua klasemen sementara. Maung Bandung mengumpulkan enam poin dari dua laga yang dijalani.

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts menyatakan tim asuhannya tak akan meremehkan PSS Sleman. Menurutnya, tim yang identik dengan warna hijau itu tetap memiliki kualitas yang perlu diwaspadai. Dia meminta anak asuhnya lebih meningkatkan konsentrasi agar tetap konsisten.”Tidak ada menganggap enteng lawan. Semua lawan sama,” tandasnya. (kur/din)