RADAR JOGJA – Jalan yang berada di pinggir Selokan Mataram tepatnya di Desa Tirtomartani, Kalasan, butuh perhatian. Kondisi jalan sangat memprihatinkan, banyak lubang sehingga terjadi genangan ketika hujan

Yudi,26 salah satu pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Dia merasa sangat tidak nyaman atas jalan tersebut. “Saya harap segera ada perbaikan karena sudah parah sekali,” katanya Minggu (23/2).

Camat Kalasan Siti Anggraeni mengaku sudah menyampaikan kondisi jalan tersebut kepada intasni terkait agar bisa ditindaklanjuti. Dia tak menampik kalau jalan inspeksi selokan mataram memang sering digunakan sebagai akses utama masyarakat, sehingga butuh perhatian.

Dia mengatakan, kalau jalan inspeksi Selokan Mataram memang menjadi alternatif pengguna kendaraan. Terlebih apabila kondisi jalur utama, yakni Jalan Solo sedang dalam kondisi macet.

Siti juga mengakui, jalan tersebut juga salah satu akses yang cukup vital bagi petani di Kalasan. Hal itu,karena jalan insepksi Selokan Mataram berada dekat dengan lahan pertanian.

“Terkait dengan jalan rusak, saya sudah sampaikan ke pihak yang menaungi, yaitu BBWSO (Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak),” katanya Minggu (23/2).

Sementara itu Kepala UPT Selokan Mataram Wilayah Timur BBWSO Sriyana mengaku sudah mengomunikasikan permasalahan jalan rusak itu kepada BBWSO pusat. Dia pun sangat berharap perbaikan jalan itu bisa disegerakan.

Sriyana menduga, penyebab rusaknya jalan di Desa Tirtomartani karena sering digunakan sebagai jalur truk bermuatan besar. Hal itu karena portal yang befungsi sebagai penghalau kendaraan besar dalam kondisi sudah rusak.

“Mungkin untuk tahun depan, selain memperbaiki jalan rusak akan kami usulkan perbaikan portal. Agar truk dengan tonase besar tidak melewati jalan ini,” ujarnya. (inu/bah)