RADAR JOGJA – UANG senilai Rp 2.000 menjadi pemicu terjadinya kasus penganiayaan yang dilakukan TP, 15; DF, 15, dan UH, 14, siswa SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, terhadap CA,16, adik kelasnya. Para pelaku terancam hukuman maksimal 6 tahun 3 bulan sesuai Pasal 80 UURI No 1 Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Hal itu disampaikan Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito saat menggelar jumpa pers terkait kasus penganiayaan yang viral di media sosial itu kepada wartawan di Aula Mapolres Purworejo, kemarin (13/2). Diungkapkan Rizal, jika kejadian itu terjadi pada Selasa (11/2) sekitar pukul 10.00. “Korban saat itu ada di dalam kelas dan mengerjakan tugas,” katanya.
Saat berada di dalam kelas, korban bersama beberapa orang temannya. Tidak berapa lama, masuk pelaku UH dan diikuti TP dan DF. Kedua inisial terakhir saat masuk telah membawa sapu. “Di dalam kelas, TP mendekati korban dan mengatakan kene jaluk duitmu Rp 2.000 (sini minta uangmu Rp 2.000, Red),” tambah Rizal.
Korban memberikan reaksi dan menolak permintaan itu. Pelaku lain, DF, langung memukul kepala korban menggunakan tangan kosong, lalu menendang dan memukul korban menggunakan gagang sapu di bagian kepala dan bagian pinggang. “Pelaku DF juga menendang badan korban menggunakan kaki,” kata Rizal.
Tidak cukup sampai di situ, pelaku TP ikutan menendang korban dan juga memukul menggunakan gagang sapu di bagian tubuh korban. Tindakan yang sama dilakukan pelaku UH.
Saat kejadian itu, para pelaku meminta saksi F untuk merekam kejadian tersebut. Pelaku TP juga mengambil Rp 4.000 milik korban. “Saat itu pelaku mengancam agar korban tidak bilang kepada siapa pun,” ungkap Rizal.
Dari kasus tersebut, Polres Purworejo telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para pelaku dan saksi. Tercatat ada lima orang yang dimintai saksi, yakni orang tua korban, guru serta perekam video.
“Adapun barang bukti yang diamankan, di antaranya HP merk Vivo, dua buah sapu ijuk, tiga stel pakaian pelaku, sepasang sandal hitam, sepasang sepatu Kicker serta sepasang sepatu All Star,” papar Kapolres. (udi/laz)