RADAR JOGJA – Irfan Haarys Bachdim resmi diperkenalkan sebagai pemain PSS Sleman di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), kemarin siang (12/2). Saat itu Irfan ditemani sang agen sekaligus kakak kandungnya, Fardy Bachdim, dan Caretaker Manajer PSS Mochammad Eksan.

Perkenalan ini sekaligus mengakhiri rumor soal masa depan Irfan. Apalagi, pemain kelahiran Amsterdam ini sempat diisukan batal bergabung dengan PSS. Dalam kesempatan itu, Eksan turut mengucapkan selamat atas bergabungnya Irfan di keluarga besar PSS.

Selain itu, legenda hidup PSS itu juga membeberkan durasi kontrak mantan striker Bali United (BU) tersebut. “Irfan dikontrak satu musim ke depan bersama PSS. Dan, langsung mengikuti latihan bersama tim sore nanti (kemarin, Red),” katanya

Dikatakan, status Irfan di PSS bukan sebagai pemain pinjaman, melainkan pemain permanen. Itu setelah manajemen BU dan PSS mencapai kesepakatan terkait transfer Irfan.

Setelah resmi berseragam PSS, Irfan berharap di musim perdananya nanti dapat membantu Super Elang Jawa -julukan PSS- lebih baik dari musim sebelumnya. “Semoga saya bisa bantu tim dan kasih experience saya kepada pemain muda. Mudah-mudahan kami bisa menjalani musim yang bagus,” ujar eks pemain Consadole Sapporo itu.

Irfan juga membeberkan alasan mau bergabung dengan PSS lantaran tertarik dengan visi dan misi Pelatih PSS Eduardo Perez Moran. Ya, sebelumnya Irfan memang sempat bertemu dengan Eduardo di Jakarta. “Saya setuju, pelatih kasih tahu kalau dia ingin main seperti apa dan latihan bagaimana. Menurut saya, itu seperti klub-klub di Eropa dan saya senang,” katanya.

Di sisi lain, sebetulnya Irfan berencana mengakhiri karir sepak bola profesionalnya bersama Bali United. Hanya saja, hal itu tak terwujud. Kurangnya menit bermain di bawah asuhan Stefano ‘Teco’ Cugurra memaksa Irfan angkat koper dari Kapten I Wayan Dipta- markas Bali United.

Selain itu, lanjut Irfan, dia ingin mencari tantangan baru setelah membawa BU juara Liga 1 2019. Juga membuktikan bahwa karir di lapangan hijau belum habis. “Di dalam sepak bola bisa berubah. Saya tahu itu yang paling bagus untuk saya, karena di Bali saya jarang main dan sering dicadangkan. Saya harus buktikan kualitas, saya percaya bisa bantu tim ini,” tandasnya.

Di PSS Irfan mengenakan nomor punggung 17. Nomor itu adalah nomor yang sebelumnya pernah dia pakai saat membela Tim Nasional (Timnas) beberapa tahun silam. PSS menjadi klub Indonesia ketiga yang dibelanya. Sebelumnya, dia pernah membela Persema Malang dan musim lalu BU.

Selain pemain anyar, manajemen PSS juga memperkenalkan dokter tim dan pelatih fisik PSS untuk musim 2020. Mereka adalah Elwizan Aminudin dan Danang Suryadi.

Ada sedikit yang berbeda dalam perkenalan pemain anyar PSS kemarin. Tak seperti biasanya  karena setelah sesi perkenalan, lantas Irfan segera menuju ke tengah stadion untuk melakukan sesi foto di hadapan puluhan awak media, sembari melakukan aksi jugling bola. Hadir pula sang istri Jennifer Bachdim bersama kedua buah hatinya, Kiyomi Sue Bachdim dan Kenzi Zizou Bachdim. (ard/laz)