RADAR JOGJA – Lima rumah yang rusak akibat tertimpa pohon beringin di Kelurahan Potrobangsan, Magelang Utara, Kota Magelang, mendapatkan bantuan. Bantuan dari Baznas Kota Magelang tersebut diberikan kepala lima warga.
Salah satunya adalah Sudiyono, 55. Rumahnya hampir rata dengan tanah.
Dia mengaku merasa waswas saat terjadi angin kencang pada Jumat lalu (31/1). Termasuk khawatir dengan keberadaan pohon beringin yang berada di dekat rumahnya. Beringin itu diperkirakan telah berumur ratusan tahun. ”Dari saya kecil, (beringin) sudah ada,” tuturnya.
Sudiyono bersyukur atas bantuan yang diterima Baznas Kota Magelang. Nilainya Rp 12 juta rupiah. Bantuan dimaksudkan untuk meringankan biaya membangun rumah. ”Terutama orang muslim, miskin, dan rumah tidak layak huni. Baznas mengumpulkan dana yang kami salurkan kedelaapan asnaf (penerima zakat),” jelas pengurus Baznas Kota Magelang Ahmad Rifai saat berkunjung  Selasa (11/2).
Baznas Kota Magelang mengutamakan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak parah. Sedangkan bantuan untuk rumah yang mengalami rusak ringan di bagian atap masih dalam perhitungan. ”Rp 12 juta hanya yang rusak parah. Yang ringan, baru kami hitung dulu,” jelasnya.
Selain itu, Sekda Kota Magelang Joko Budiyono secara pribadi memberikan bantuan untuk operasional penebangan beringin yang romoh. Pohon tersebut patah di bagian atas sehingga batang yang tersisa perlu ditebang agar tidak menimpa rumah lain.
”Dari pribadi, saya membantu operasional penebangan pohon. Sehari Rp 1 juta. Ini sudah delapan hari,” jelasnya.
Joko meminta masyarakat berhati-hati selama proses penebangan pohon. ”Kepada warga, lebih hati-hati lagi. Masih ada potensi kemungkinan roboh susulan. Sementara dikosongkan dulu. Kalau sudah bersih, bisa dihuni lagi,” jelasnya.
Joko menyatakan Pemkot Magelang telah melakukan langkah antisipasi untuk mencegah pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem yang masih terus berlangsung. ”Di jalan sudah kami data. Kami perintahkan DLH (dinas lingkungan hidup), (pohon) yang sudah tua, akar sudah keropos, ditebang saja,” jelasnya. (asa/amd)