RADAR JOGJA – Hujan disertai angin kencang juga terjadi di Kabupaten Magelang kemarin (27/1). Akibatnya, sejumlah rumah rusak. Selain itu, terjadi tanah longsor. Hujan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah. Di antaranya, di Kecamatan Tempuran, Kecamatan Pakis, dan Kecamatan Borobudur.

“Alhamdulillah semua dapat tertangani dengan baik,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Edy Susanto saat dihubungi kemarin.
Hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi sejak Jumat (24/1) lalu menyebabkan tanah longsor di Dusun Seneng, Desa Growong, Kecamatan Tempuran. Tebing setinggi sekitar 1,5 meter dengan lebar sekitar 2 meter longsor. Longsoran tanah menutup akses jalan.

“Kami koordinasi dengan pemdes. Sabtu dilakukan giat pembersihan material longsor. Sampai pukul 10.00 giat pembersihan material longsor selesai dilakukan,” jelasnya.

Sedangkan angin kencang menerjang Dusun Sekayu, Desa Ketundan, Kecamatan Pakis. Hal itu menyebabkan sedikitnya delapan rumah rusak ringan. Rata-rata kerusakan terjadi di bagian atap.

BPBD berkoordinasi dengan kepala dusun setempat untuk penanganan. BPBD juga memberikan bantuan logistik untuk kerja bakti warga. Kerja bakti dilaksanakan Minggu (27/1). Warga memperbaiki rumah yang rusak.

Selain itu, hujan lebat dengan intensitas sedang-lebat disertai angin kencang yang terjadi Minggu lalu juga menyebabkan pohon tumbang di empat wilayah. Di antaranya, di Dusun Tamanan, Desa/Kecamatan Borobudur; Dusun Kedungrengit, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur; dan Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur. Pohon tumbang juga terjadi di Desa Pakis, Kecamatan Pakis.

Pohon tumbang membuat akses sejumlah ruas jalan tertutup. Selain itu, 18 rumah dan 1 fasilitas umum rusak ringan.  ”Dengan bantuan warga dan relawan, semua telah teratasi dengan baik,” jelas Edy. (asa/amd)