RADAR JOGJA – Nahas menimpa Hendri Haris Sunandar. Warga Bantar Kulon, Banguncipto, Sentolo, Kulonprogo, tersebut hanyut di Sungai Progo pada Senin (20/1).

Setelah dilakukan pencarian, jasad Hendri ditemukan sudah tak bernyawa. Jasadnya ditemukan di aliran Sungai Progo, tepatnya di Ngabean RT 03 Triharjo, Pandak, Bantul. Ditemukan sekitar pukul 05.00.

Jasad korban pertama kali ditemukan Anwar, 43, warga Ngabean. Saat itu, Anwar hendak memeriksa perangkap ikan sudah dipasang di tepi Sungai Progo.

Dia melihat ada mayat tepat di bawah perangkap ikan. Dia lantas mengabarkan penemuan mayat itu ke warga sekitar. Warga lalu mengubungi Bhabin dan Polsek Pandak.

“Proses evakuasi dilakukan selama 1-2 jam. Selanjutnya, jenazah dipulangkan ke pihak keluarganya,” ungkap Kapolsek Pandak AKP Cherli Evi Prayudati Sela.

Humas Basarnas DIJ Pipit Eriyanto menyatakan, korban bersama tiga temannya diketahui mencari ikan di Sungai Progo pada Senin (20/1) malam sekitar pukul 22.30. Mereka mencari ikan di bawah Jembatan Bantar di Padukuhan Kalijoho, Argosari, Sedayu, Bantul.

Saat itu arus sungai deras. Korban itu turun ke sungai. Korban, yang tidak bisa berenang, hanyut terseret arus sungai.  “Tiga teman lainnya berusaha menyelamatkan. Tapi, sia-sia, lantaran derasnya arus,” ungkap Pipit saat dihubungi kemarin.

Pencarian terrus dilakukan. Melibatkan anggota Search And Rescue (SAR) yang dibagi menjadi tiga kelompok. Mereka menyisir aliran sungan kurang lebih delapan kilometer. (mel/amd)