RADAR JOGJA – Salah seorang bakal calon dalam bursa pemilihan bupati dan wakil bupati Sleman, yakni Supriyanto, mulai bermanuver. Kader PDIP ini terus melakukan pendekatan-pendekatan ke masyarakat.
Dalam kesempatan bertemu masyarakat, figut yang akrab disapa Antok itu mengangkat tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Jogjakarta. Menurutnya, keistimewaan DIJ adalah salah satu unsur penting yang harus dijaga. Salah satu bagiannya adalah Sultanaat Ground (SG).
Dikatakan, keberadaan SG harus dijaga bersama. Sebab, SG adalah sebuah hak ulayat yang sudah diakui keberadaanya sejak lama.
Terkait SG, Antok menyampaikan, saat ini Pemkab Sleman telah mendata kepemilikan tanah milik Keraton Jogjakarta di Bumi Sembada. Luasnya tercatat 746,5 hektare yang terdiri 4.486 bidang.
“SG sudah diakui keberadaanya sejak masa kemerdekaan hingga sekarang. Sehingga, tidak ada masalah dengan UUPA (Undang-Undang Pokok Agraria),” ujar Antok di sela dialog dengan warga yang tergabung dalam Forum Rembuk Sleman di Kopi Merapi Cangkringan Sleman Senin malam (20/1).
Dalam dialog tersebut, Antok juga menyatakan komitmennya menjadikan Sleman Terdepan dalam mempertahankan eksistensi Keistimewaan DIJ. Di mana, aturan terkait hal tersebut sudah termuat dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Jogjakarta.
Dalam menjaga keistimewaan DIJ, Antok akan mengikuti kewenangan yang berlaku. Termasuk tata cara pengisian jabatan, kedudukan, tugas, serta wewenang gubernur dan wakil gubernur. Tak terkecuali, soal kelembagaan pemerintah, kebudayaan, pertanahan, dan tata ruang.
Antok menyatakan sudah lama terlibat dan aktif dalam mempertahankan keistimewaan DIJ. Dikatakan, sejak 1999 dia sudah terlibat dalam Gerakan Rakyat Yogyakarta (GRY), yang memperjuangkan penetapan Keistimewaan DIJ.
Dia juga mengaku pernah menjadi koordinator lapangan aksi masa PDIP dalam aksi damai mendukung Keistimewaan DIJ pada 8 Desember 2010. “Di mana pada saat itu, ada wacana pemilihan gubernur dan wakil gubernur DIJ oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono,” ungkapnya. (inu/amd)