RADAR JOGJA – Ajang Borobudur Marathon 2020 akan dimanfaatkan untuk menarik wisatawan mancanegara. Kepala Disporapar Jawa Tengah, Sinoeng N. Rachmadi memaparkan, tahun ini secara nasional jumlah kunjungan wisata mancanegara turun sekitar delapan persen.

Karena itu dia berharap ajang seperti Borobudur Marathon dapat berkontribusi meningkatkan kunjungan. Dia pun berencana menggencarkan promosi untuk menggaet pelari asing. “Kami akan melakukan promo ke luar negeri. Sekaligus menghadirkan kurator internasional untuk datang,” jelasnya saat ditemui di Borobudur Fun Run di Candi Pawon Minggu (19/1).

Kurator ini didatangkan untuk memverifikasi kelayakan Borobudur Marathon sebagai ajang marathon terbaik setara dengan Berlin dan Tokyo Marathon. Diaa berharap ajang-ajang marathon di luar negeri dapat ikut mempromosikan Borobudur Marathon. “Bagaimana event marathon di Eropa maupun di Jepang turut mempromosikan Borobudur Marathon adalah rangkaian. Pendaftaran di Berlin dan Tokyo ada paket sekalian ikut Borobudur Marathon,” jelasnya.

Pihaknya juga akan menggencarkan promosi di dalam negeri dengan mengadakan Borobudur Fun Run di berbagai daerah. “Mulai tahun ini paralel kemungkinan yang punya komunitas runner paling banyak,” jelasnya.

General Manager Event Kompas, Lukminto Wibowo menambahkan, pihaknya akan menggarap berbagai fasilitas agar pelari asing tertarik untuk ikut Borobudur Marathon. “Kalau cuma mengundang gelap. Mesti bikin lorong. Mulai dari travel agent sampai sistem pembayaran supaya diurusin. Lari, pulang, wisata, oke,” jelasnya.

Salah satu kendala yakni iklim tropis yang harus dihadapi terutama pelari Eropa yang biasa dengan hawa dingin. “Start harus pukul 05.00 pagi. Kemarin mencapai 38 derajat itu sudah luar biasa panas,” jelasnya.

Dia bersyukur Borobudur Marathon 2019 dapat terlaksana dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari peran masyarakat sekitar. Borobudur Fun Run kali ini merupakan bentuk terimakasih karena keramahtamahan mereka menyambut pelari. “Fun Run ini sebagai paripurna rangkaian Borobudur Marathon. Kegiatan dengan sekitar 2.000 orang dari warga sekitar merupakan bentuk apresiasi atas keramahtamahan saat Borobudur Marathon berlangsung,” jelasnya. (sce/asa/pra)