RADAR JOGJAMengajarkan kesiapsiagaan bencana bisa diberikan sejak dini. Salah satunya melalui kegiatan bushcraft. Sejumlah anak usia dini melangsungkan kegiatan bushcraft  di Hutang Kasongan, Bantul (19/1).

Koordinator kelas bushcraft Zaeni Mansyur menjelaskan bushcraft merupakan salah satu kemampuan hidup di alam terbuka dengan aktivitas kerjadinan tangan. Mereka, hidup di alam terbuka dengan bahan baku terbatas. ”Ada bambu, kayu, dan tanah liat,” jelas Zaeni.

Kemampuan hidup di alam bebas, terkait dengan kesiapsiagaan anak pada potensi bencana alam di sekitar. Anak akan mengasah nalurinya. Sehingga, mampu melihat dan menemukan bahan baku di alam. ”Penemuan kecil ini akan memacu anak berani melakukan penemuan besar dikemudian hari,” terangnya.

Kegiatan tersebut, memberikan alternatif kegiatan anak sehari-hari. Apalagi di tengah gempuran gawai yang semakin modern.

Dijelaskan dengan berbahan baku dari alami cukup mudah untuk diurai dan tidak membebani alam. Hal tersebut dapat meminimalisir sampah plastik. Termasuk memberikan kesadaran pada anak untuk memperbaiki sendiri alat yang dimiliki. ”Sehingga mencegah pola hidup komsumtif pada anak,” jelasnya.

Dalam bushcraft, anak diajak bermain, belajar dan berkarya. Contohnya saat membuat gelas bambu yang tidah mudah dibutuhkan proses dan kesabaran.  (cr2/bah)