RADAR JOGJA – Pemerintah Kecamatan Imogiri menyiapkan tim evaluasi dan verifikasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes)  tahun ini. Ini dilakukan untuk menyinergikan program desa dengan program pusat. Selain itu untuk meningkatkan akuntabilitas data. Demi transparansi. “Ini inisiatif kami. Kita siapkan tim internal. Khusus untuk mengawasi,’’kata Camat Imogiri Sri Kayatun saat di Kompleks Parasamya Pemkab Bantul, Sabtu (10/1).

Evaluasi dan verifikasi dilakukan guna memberikan pemahaman dan komitmen yang sama. Sehingga lebih profesional dan proposional. Misalnya, dalam penyusunan RAPBDes, sejalan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bantul dan pemerintah pusat.

Sri Kayatun mengklaim, menyiapkan tim evaluasi dan verifikasi ini baru pertama kali dilakukan. Meskipun itu sesuai arahan bupati. Agar  penyusunan RAPBDes dapat berjalan baik dan dapat terselesaikan berdasarkan waktu yang telah ditetapkan. Dengan kesepakatan bersama. Baik tingkat RT, dukuh, pamong dan pemerintah desa. Sebelum RAPBDes diserahkan ke pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD) Bantul Sri Nuryanti mengungkapkan, RAPBDes disusun melalui musren perencanaan (Musren). Pengumpulan RAPBDes 2020 dibatasi 31 Desember 2019 lalu.

Menurutnya, peranan tim evaluasi dan verifikasi ini menjadi penting. Yakni apa yang mesti diperbaiki dari rancangan sebelumnya kemudian dari komitmen desanya. Dia menyebut, dari 75 desa, masih ada satu desa yang tidak bisa menyelesaikan RAPBDes tepat waktu.

Adapun sistem transfer anggaran kali ini tak lagi melalui kabupaten. Tetapi dikirim dari rekening umum negara langsung ke desa. (mel/din)