Radar Jogja – Pemerintah Vietnam berencana menggelar perayaan hubungan diplomatik Indonesia-Vietnam yang ke-65 tahun di Jogjakarta. Perayaan puncak yang akan digelar tahun depan ini juga diikuti beberapa kerja sama ekonomi-pariwisata antara DIJ dengan Vietnam.
Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Arief Hidayat mengatakan, berbagai rangkaian kegiatan peringatan hubungan diplomatik Indonesia-Vietnam akan digelar di Jogjakarta. “Akan diadakan pameran foto mengenai sejarah hubungan Indonesia-Vietnam, khususnya pada saat Presiden Ho Chi Minh berkunjung ke Indonesia dan ke Jogjakarta,” jelas Arief kemarin.
Pada pertemuan dengan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X kali ini, Arief mengatakan Duta Besar Vietnam juga menyerahkan buku yang merupakan salinan dari buku asli perjalanan Presiden Ho Chi Minh selama di Indonesia. Sedangkan kegiatan selanjutnya akan diadakan di Jogjakarta berupa pemutaran film.
Dikatakan, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Pham Vinh Quang juga berencana mempererat hubungan Vietnam dengan DIJ. Untuk itu, pemerintah Vietnam ingin melibatkan Jogjakarta dalam perkembangan kerja sama Indonesia-Vietnam. “Khususnya di bidang ekonomi dan pariwisata,” jelasnya.
Sementara itu Quang mengatakan, beberapa produk untuk Vietnam yang mungkin bisa disuplai oleh Jogja. Contohnya olahan makanan, termasuk buah-buahan segar seperti salak. “Untuk hal ini, Ngarsa Dalem juga menyarankan agar Jogja bisa mengekspor manggis ke Vietnam,” jelasnya.
Produk lainn yang bisa diekspor Jogja untuk Vietnam adalah produk olahan makanan yang sudah dalam bentuk kemasan, seperti biskuit dan buah kering. Untuk itu Duta Besar juga meminta izin kepada Gubernur DIJ untuk menindaklanjuti rencana ini bersama Kadin DIJ.
Terkait bidang pariwisata, jelasnya, HB X mengusulkan agar Vietnam bisa bekerja sama dengan pemprov upaya menginisiasi pengalihan lokasi wisata para wisatawan Vietnam dari Bali ke Jogjakarta. (bhn/laz)