RADAR JOGJA – Persiba Bantul gagal melaju ke babak 16 besar Liga 3 2019 usai dipecundangi tamunya Persinga Ngawi dalam lanjutan Liga 3 babak 32 besar putaran nasional. Ya, Laskar Sultan Agung -julukan Persiba- dipaksa takluk dengan skor tipis 0-1 di Stadion Sultan Agung (SSA), Senin (16/12). Gol kemenangan tim tamu dicetak Syaiful Rizal pada menit ke-33.

Kekalahan ini sekaligus mengubur impian Persiba untuk berlaga di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia musim depan. Bermain di hadapan 1.153 pendukung setianya, Persiba kembali gagal meraup poin penuh. Tergabung dalam Grup D skuad besutan Lafran Pribadi itu tercecer di dasar klasemen. Dari tiga laga yang dimainkan, Persiba hanya mampu meraih satu poin. Dua kali kalah, satu kali imbang.

Terbebani harus menang, justru membuat permainan Persiba tak bisa bermain lepas. Di babak pertama mereka banyak mendapat tekanan dari tim asal Jawa Timur tersebut. Wisnu Nugroho dkk sulit mengembangkan permainan.

Sebaliknya, Persinga tampil cukup solid. Petaka bagi Persiba terjadi di 15 menit jelang laga bubar. Lewat serangan balik cepat, Persinga yang hanya butuh hasil seri untuk lolos ke fase berikutnya mampu membuka keunggulan lewat sepakan keras Syaiful Rizal. Paro pertama bertahan 0-1 untuk keunggulan Persinga.

Di babak kedua, situasi tak banyak berubah. Persiba yang tertinggal mencoba mengejar ketertinggalan. Namun, beberapa kali peluang yang didapat tak mampu dikonversikan menjadi gol.

Kalah atas Persinga, sejumlah suporter Persiba meluapkan kekecewaannya dengan menyalakan flare dan kembang api. Mereka juga terlihat memasuki lapangan dan membuat pertandingan dibubarkan lebih cepat.

Untuk membubarkan kerumunan massa, petugas kepolisian pun melepaskan tembakan gas air mata. Beruntung, kericuhan yang terjadi tidak berlangsung lama.

Sementara itu, di pertandingan lainnya Sleman United memastikan tiket lolos ke babak 16 besar usai membungkam Protaba Bantul dengan skor telak 3-0 di Stadion Dwi Windu, Bantul.

Dengan hasil ini, Persinga Ngawi sukses memuncaki klasemen Grup D dengan raihan tujuh poin, diikuti Sleman United dengan enam poin, lalu Protaba Bantul dengan dua poin, dan posisi buncit ditempati Persiba Bantul.

Lafran Pribadi mengaku sangat kecewa dengan kegagalan timnya lolos ke 16 besar Liga 3. Raut kekecewaan terlihat jelas diwajahnya. “Ya, sudah berjuang secara maksimal namun hasil berkata lain,” ujarnya

Dia menyadari di laga kemarin timnya terbebani dengan target harus menang. “Keberuntungan tak berpihak kepada kami,” keluhnya.

Pelatih Persinga Ngawi Putut Wijanarko bersyukur Persinga dapat lolos ke babak selanjutnya. Menurutnya kunci kemenangan timnya yakni kekompakan, juga kesabaran yang ditunjukkan anak asuhnya di lapangan. (cr18/din)