RADAR JOGJA – Hujan deras baru beberapa hari terakhir mengguyur. Tapi beberapa ruas jalan di Kota Jogja diketahui aspalnya mulai mengelupas. Dinas PUPKP Kota Jogja mengklaim sudah melakukan antisipasi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Umi Akhsanti mengatakan, antisipasi yang dilakukan dengan segera menutup aspal yang terkelupas. Dia mengaku masih terus mendata kerusakan jalan karena tergenang air hujan.

Hasilnya, lanjut dia, ada beberapa ruas jalan yang aspalanya rusak. Di antaranya di depan Kampus UKDW dan Jalan Kusumanegara. Untuk di Jalan Kusumanegara disebutnya paling parah. Bukan karena aspal mengelupas, tetapi saluran air limbah di dalamnya mengalami kerusakan atau kebocoran sehingga mengakibatkan aspal rusak. Sehingga akan dilakukan perbaikan infrastruktur saluran air atau gorong-gorong terlebih dahulu kemudian perbaikan aspal ulang. “Baru saja di aspal itu, tapi udah rusak lagi,” katanya Sabtu (14/12).

Umi menambahkan, khusus Jalan Kusumanegara tidak termasuk ke dalam pemeliharaannya. Dia sedang menunggu komunikasi dari Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbad dan Air Minum Perkotaan (Pialam) Dinas PUP-ESDM DIJ yang memiliki infrastruktur tersebut. “Jadi karena itu bukan punya kami tapi punyanya balai Pialam DIJ. Kami sudah menghubungi tapi sedang menunggu konfirmasi kapan mau dikerjakan,” jelasnya.

Tapi untuk ruas jalan yang rusak karena hujan, pihaknya sudah menyiapkan aspal dingin. Stoknya saat ini sekitar tiga ton untuk mempercepat proses pemeliharaan jalan khususnya untuk aspal mengelupas. “Ini masing-masing sudah terkemas sesuai ukuran tertentu,” kata Umi.

Kenapa aspal dingin? Umi menjelaskan sebab aspal dingin ini memiliki spesifikasi bahan yang berbeda dengan aspal yang pada umumnya digunakan. Tidak memakai tambahan minyak melainkan cukup dengan air saja. “Jadi aspal nanti bisa diaplikasikan lebih cepat ke jalan yang rusak atau mengelupas,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya akan segera menambal beberapa titik aspal yang mengelupas atau mengalami kerusakan di kota. Umi mengharapkan, meski sudah menyiapkan aspal dingin, tidak ada lagi kerusakan aspal di jalanan Kota Jogja.  Diperkirakan stok aspal dingin ini aman dua samai tiga bulan kedepan. “Untuk perbaikan rutin kita sampai Februari masih cukup,” tuturnya. (cr15/pra)