Radar Jogja- Persiba Bantul bakal memulai petualangannya dalam lanjutan Liga 3 2019. Tim berjuluk Laskar Sultan Agung itu akan menjamu “saudara mudanya” Sleman United dalam laga perdana Grup D babak 32 besar nasional Wilayah Barat di Stadion Sultan Agung, Bantul, sore ini.
Setelah memastikan lolos ke babak 32 besar sebagai runner up Grup A dalam babak penyisihan Pra-Nasional, Persiba langsung berbenah. Di antaranya dengan mencoret lima pemain dan mendatangkan 10 penggawa anyar. Tujuannya untuk merealisasikan target promosi ke kompetisi Liga 2 musim depan.

Para pemain anyar tersebut, yakni Irfan Ardiansyah (depan/Perssu Sumenep), Eko Priyono (depan/Persiku Kudus), Erlanda Aryawan (tengah/Pra-PON Kalteng), Rahmat Fauzi Idrus (depan/SEL 50 Kota FC), Syaifulloh (belakang/Persibara), Muchammad Al Farisi (kiper/Persekabpas), Arif Kurniawan (belakang/Persebi), Sidang Iskushardianto (belakang/Persebi), Nevy Alexsander Duaramuri (tengah) dan Bayu Edy (depan).
Pelatih Persiba Lafran Pribadi optimistis timnya bakal meraih hasil positif dalam babak 32 besar ini. Terlebih, amunisi baru yang dimiliki diharapkan mampu mengangkat performa Wisnu Nugroho dan kolega. Lafran mengatakan sejauh ini persiapan yang dilakukan berjalan cukup maksimal. “Sebagai tuan rumah kami yakin bisa melangkah ke babak berikutnya,” tandasnya.
Jelang laga nanti, mantan pelatih PSS Sleman Junior itu mengaku sudah mengantongi kekuatan calon lawannya. Sebab, beberapa pemain Sleman United diketahui pernah menjadi anak asuhnya. Dia menyebut Sleman United tim bagus dan juga sudah melakukan persiapan cukup lama. “Karena Sleman United bermaterikan pemain Porda,”pujinya.
Sementara itu, dalam babak 32 besar ini, kubu Sleman United tak banyak melakukan perombakan tim. Tim asal Sleman itu hanya menambah lima pemain. Pelatih Sleman United Bena Seta mengaku skuadnya dalam kondisi yang fit. “Semua pemain sudah tidak sabar untuk menghadapi pertandingan.M ereka sangat antusias,” katanya.

Bena menilai kekuatan tim di babak 32 besar ini sangat merata. Itu lantaran setiap tim sesuai regulasi hanya diperkenankan mendaftarkan tiga pemain senior. “Namun yang terpenting taktik dan strategi yang disiapkan pelatih bisa diterapkan pemain di lapangan,” tandasnya. (cr18/din)