RADAR JOGJA – Tim Sepak Bola Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) sukses meraih kemenangan perdana dalam Kualifikasi Pra-PON 2019 Grup 2. Kontingen DIJ tampil apik saat menaklukkan Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan skor 2-1 dalam laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Minggu (8/12).

Gol tim DIJ masing-masing dicetak Harry Kusuma Silaban menit ke-25 dan Mochamad Reza Anshary (54′). Sementara gol semata wayang Kalsel dilesakkan Mohammad Rafli Ariyanto melalui titik penalti menit ke-94.

Kemenangan ini menjadi bekal menghadapi laga super berat selanjutnya. Yakni, bersua tim tuan rumah Jatim.

Pelatih Tim Sepak Bola Pra-PON DIJ Erwan Hendarwanto menyebutkan, kemenangan ini tak terlepas dari kerja keras pasukannya. “Hasil patut kami syukuri. Diberikan kemenangan atas perjuangan anak-anak,” ujarnya.

Kendati meraih hasil positif, secara keseluruhan Erwan menyebut anak asuhnya masih demam panggung. Para pemainnya masih canggung. Selain itu, masih buruknya pengambilan keputusan dan transisi menjadi penyebab timnya kebobolan jelang laga bubar. “Untung bisa diredam. Meskipun, menit akhir kami kemasukan penalti karena kesalahan transisi itu tadi,” bebernya.

Nah, di laga kedua nanti, Erwan berjanji banyak melakukan evaluasi. Waktu recovery yang tidak banyak, yakni hanya sehari, bakal dimanfaatkan maksimal. Dia sangat berharap Yoga Pratama dkk tampil enjoy dan tak lagi demam panggung.

Erwan menegaskan, tim DIJ bakal berusaha semaksimal mungkin memenangkan pertandingan melawan tuan rumah Jatim. Meskipun, dia menyadari, tim Jatim adalah tim yang cukup kuat yang tidak mudah dikalahkan. “Tapi, di sepak bola segala kemungkinan masih bisa terjadi. Itu yang akan kami manfaatkan,” tandasnya.

Dengan hasil ini, peluang tim DIJ lolos ke PON XX Papua 2020 terbuka lebar. Syarat lolos yakni harus mampu memenangkan laga melawan Jatim pada Selasa (10/12). (cr18/amd)