RADAR JOGJA – Hujan deras disertai angin kencang memicu sejumlah pohon tumbang di Kabupaten Magelang Sabtu (7/12). Beberapa pohon menimpa jaringan listrik sehingga menyebabkan gangguan. Selain itu, enam rumah di sejumlah wilayah mengalami rusak ringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto menjelaskan, angin kencang terjadi sekitar pukul 15.00. Instansinya langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk PLN untuk menangani jaringan listrik yang tertimpa pohon. “Segera kami tangani dan bisa selesai,” jelasnya saat dihubungi Minggu (8/12).

Di Kecamatan Mertoyudan, setidaknya ada enam pohon tumbang. Di antaranya, di Perumahan Panca Arga yang berada di Desa Banyurojo; di Dusun Nglerep, Desa Deyangan; di Dusun Jangkungan, Desa Deyangan; di Dusun Kelegen, Desa Donorojo; di Dusun Manggoran dan Dusun Permitan, Desa Bondowoso; dan di Dusun Kalinegoro.

Sedangkan di Kecamatan Salaman, angin kencang menerjang Dususn Dawungan, Desa Ngadirejo. Akibatnya, rumah milik Aryanto mengalami rusak ringan. Sebanyak empat orang mengalami luka-luka. Pohon tumbang juga menimpa jaringan listrik.

Selain itu, angin kencang juga menda Kecamatan Borobudur. Di Dusun Sembungan, Desa Kembanglimus, satu rumpun bambu roboh dan menimpa makam. Warga bergotong royong membersihkannya.

Sedangkan di Dusun Sigug, Desa Bumiharjo, pohon tumbang menutup akses jalan. Petugas berhasil menyingkirkan pohon dan membuka kembali akses jalan.

Angin kencang juga terjadi di Kecamatan Tempuran. Angin menerjang tiga dusun di Desa Sumberarum yakni Dusun Tegalsari, Dusun Boto, dan Dusun Sumber. Rumah milik Tarwiyah dan Tamzis rusak ringan. Selain itu, jaringan listrik juga tertimpa phon tumbang.

Tiga kecamatan lain juga terdampak. Yakni, Kecamatan Ngluwar, Kecamatan Tegalrejo, dan Kecamatan Srumbung. Rumah milik Kasemi mengalami rusak ringan akibat tertimpa pohon. Beberapa akses jalan juga sempat tertutup pohon tumbang. (asa/amd)