RADAR JOGJA – Tim Sepak Bola Putri DIJ terus bersiap menjelang menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020. Sejak dua pekan terakhir, Tugiyati Cindy dan kolega terus melakukan latihan intensif di Lapangan Kenari, Jogja.
DIJ akan menjadi tuan rumah di ajang Pra PON kali ini. Ajang tersebut rencananya akan dilangsungkan di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul mulai 13 Desember mendatang

SERIUS: Suasana latihan tim sepak bola putri Pra PON DIJ di Lapangan Kenari, kemarin (6/12). Hery Kurniawan/Radar Jogja

.
Manajer Tim Sepak Bola Putri DIJ Saptu Hari berharap status tuan rumah itu bisa dimanfaatkan dengan baik. ”Semoga bisa semakin memotivasi anak-anak,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jogja kemarin (5/12).
Di ajang Pra PON kali ini, tim sepak bola putri DIJ tergabung di Grup 3. Mereka akan bersaing untuk mendapatkan satu tiket ke Papua dengan Jawa Barat dan juga Kalimantan Barat.
Menghadapi dua laga tersebut, Saptu cukup percaya diri. Terutama saat menghadapi Jawa Barat di partai pembuka. Sebab, Jawa Barat merupakan tim kuat. ”Jika kami bisa kalahkan mereka, tiket ke Papua bisa kami ambil,” jelasnya.
Pelatih Sepak Bola Putri DIJ Gatot Barnowo menyebut tim asuhannya sudah berkembang pesat dari berbagai hal. Terutama ketenangan dalam bermain dan juga teknik dasar. ”Perkembangan mereka bagus, program latihan dari saya bisa mereka laksanakan dengan baik,” katanya.
Saat ini Gatot masih menunggu tambahan dua pemain lagi. Dua pemain tersebut sedang mengikuti ajang Liga Mahasiswa di Jakarta. Diharapkan kehadiran dua pemain tersebut bisa semakin memperkuat tim asuhannya. (cr12/din)