RADAR JOGJA – Jalan lingkar timur yang bakal menjadi jalur menuju Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, Jogjakarta, dan Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, segera direalisasikan. Setidaknya, pembangunan dua jembatan utama selesai di akhir bulan ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Purworejo Suranto mengungkapkan, jalur YIA-Borobudur melalui Purworejo akan memanfaatkan ruas jalan Bagelen-Cangkrep dan Cangkrep-Karangrejo. Namun, kedua ruas jalan tersebut belum memungkinkan.

“Jalannya sudah ada. Tapi, masih ada yang berupa rabat beton,” kata Suranto Selasa (3/12).

Menurutnya, jalan itu berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano. Saat ini, Pemkab Purworejo sedang melakukan appraisal (taksiran nilai properti) untuk membebaskan lahan yang akan dimanfaatkan untuk jalan tersebut. Rencananya, lebar jalan tersebut delapan meter. “Yang sudah ada saat ini (lebar jalan) baru empat meter berupa rabat,” tambahnya.

Meski memanfaatkan jalan yang sudah ada, beberapa titik tikungan akan diluruskan. Ini dimaksudkan untuk memudahkan pengguna jalan nantinya. “Jalan yang akan ditangani ini sepanjang 1.800 meter dan menghubungkan Karangrejo-Trirejo,” tambahnya.

Suranto menjelaskan, peningkatan jalan ini dilakukan seiring berakhirnya pekerjaan dua proyek jembatan yakni Jembatan Trirenggo dan Jembatan Trirejo. Pembangunan kedua jembatan itu menggunakan anggaran yang berbeda. Jembatan Trirenggo menggunakan APBD Kabupaten Purworejo dan Jembatan Trirejo didanai APBD Provinsi Jateng.

“(Jembatan) Trirenggo sudah bisa digunakan. Untuk (Jembatan) Trirejo masih butuh pengeringan karena baru saja dicor,” katanya.

Selain menjadi akses jalan utama dari BIY-Borobudur, Suranto menyebutkan, keberadaan jalan baru itu akan sangat membantu masyarakat. Selama ini kendaraan roda empat tidak bisa melintas karena kondisi jalan yang berupa jalan inspeksi. Sementara Jembatan Trirenggo rusak akibat terjangan banjir.

“Jembatan ini akan membantu warga beberapa desa di tiga kecamatan karena selama ini pengguna roda empat harus memutar untuk mencapai Purworejo,” tambahnya. Terkait rencana pelebaran jalan dari Bagelen-Trirejo, Suranto menyatakan, dalam RPJMD 2021-2026 nanti akan selesai.

Kepala Desa Karangrejo Patnani mengaku warganya mendukung langkah pemkab melakukan penataan jalan tersebut. Pihaknya sudah mendapatkan sosialisasi mengenai rencana pembangunan tersebut. Pihaknya juga mengajak masyarakat membantu pemerintah.

“Intinya, warga sudah setuju dan berharap rencana itu segera dilaksanakan,” kata Patnani. (udi/amd)