RADAR JOGJA – Tampil di ajang bergengsi  seperti Indonesia Fashion Week (IFW) menjadi salah satu impian bagi para model busana Tanah Air. Setelah melalui proses panjang dengan usaha dukungan penuh orang tua, model muda asal Jogja Neema Odelia Celika berhasil mendapat kesempatan tersebut. Dia akan tampil dalam IFW 2020 yang akan digelar April mendatang.

Pekan mode terbesar di Indonesia ini merupakan agenda tahunan sejak 2011. Diselenggarakan oleh Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dengan mengusung tema budaya Kalimantan, Tales of the EquatorTreasure of the Magnificent Borneo.

Neema mengungkapkan, dia sudah jatuh hati pada dunia modeling sejak kecil. Menurutnya, dunia modeling tidak sekadar mengajarkan dia soal penampilan, tetapi juga nilai, etika, dan pengetahuan yang perlu dipedomani seorang model.

“Agar seorang model punya sesuatu yang beda dengan yang lain,” ujar siswi Olifant High School ini.

Kesempatan berkecimpung di dunia modeling membuat Neema ingin terus mengukir prestasi. Misalnya, ketika dia didaulat sebagai perwakilan Samurai Modeling pada Festival Payung Indonesia yang digelar September lalu di Garuda Mandala Candi Prambanan.

“Saya selalu ingin memberikan yang terbaik dalam setiap penampilan, dan pengalaman di event yang lalu membuat saya banyak belajar dari para profesional,” ungkapnya.

Menurut guru modeling Neema, Brham Italia, untuk mencapai posisi puncak di dunia modeling dibutuhkan  jam terbang yang tinggi. Didukung kemampuan lain seperti komunikasi, menjaga struktur tubuh, dan menjaga kerjasama dengan berbagai pihak.

“Modal dasar model kan harus mampu mengubah diri tanpa bantuan orang lain dan saya melihat ada dalam diri dia,” ujarnya. 

Brahm mengungkapkan, potensi muridnya ini sudah tampak sejak usia kelas tiga SD. Di usia tersebut Neema bisa merias diri sendiri, ditambah kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Agar terus eksis di dunia modeling, Brahm juga mendorong Neema untuk mau terus belajar, berproses, mampu menyerap hal-hal baru, dan memiliki pikiran terbuka.

“Harus semangat menyusun langkah satu per satu, karena di dunia model itu setiap hari pasti muncul model baru dengan kemampuan yang juga mumpuni. Mereka yang bisa bertahan adalah mereka yang terus mau belajar,” ujarnya. 

Brahm berharap setelah ajang IFW, Neema bisa mengikuti audisi Miss Indonesia pada tahun depan, setidaknya mewakili DIJ.

“Karena selain harus menonjol dari sisi fisik, juga mengedepankan keluasan pengetahuan, Saya lihat capaian akademiknya juga bagus,” ujarnya. (tif)