RADAR JOGJA – Bomber veteran Cristian Gonzales mengaku masih kuat dan ingin bermain di musim depan. Kendati sudah berusia 43 tahun, penyerang naturalisasi asal Uruguay itu belum memikirkan untuk gantung sepatu alias pensiun. Ia menyatakan masih kuat dan bisa bersaing dengan para pemain lain yang berusia jauh lebih muda.

El Loco memperkuat PSIM Jogja di gelaran Liga 2 musim 2019. Meski gagal membawa Laskar Mataram menjadi juara, Gonzalez menorehkan catatan cukup bagus. Pemain bernomor punggung 10 itu mencetak 9 gol di Liga 2 musim 2019 dan menjadi pencetak gol terbanyak bagi PSIM.

Eks PSM Makassar dan Persib Bandung itu saat ini masih berada di Jogja bersama dengan keluarganya. Ia menyatakan ingin menghormati kontraknya bersama PSIM yang baru berakhir pada Desember mendatang. Bahkan, Gonzales menyatakan sudah dihubungi beberapa klub lain.

“Tapi saya tidak mau bicara dulu sampai kontrak saya di PSIM selesai,” ujarnya kepada Radar Jogja.

Gonzales juga menyatakan masih ingin memperkuat PSIM Jogja di musim depan. Itu karena keluarganya sudah sangat betah tinggal di Jogja. Selain itu anak-anaknya juga sedang menempuh pendidikan di Jogja.

“Ya saya tunggu nanti pembicaraan dengan manajemen PSIM,” ungkap juru gedor yang lama memperkuat Persik Kediri itu.

Di sisi lain, CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto mengatakan saat ini pihaknya belum fokus soal pemain. Pihaknya lebih fokus mencari sosok pelatih yang akan mempimpin skuad Laskar Mataram di Liga 2 musim depan. “Soal Gonzalez dipertahankan atau tidak juga tergantung pelatih nanti,” ujar Bambang.

Namun, saat disinggung sosok yang akan menjadi pelatih PSIM Jogja di musim depan Bambang masih enggan memberikan bocoran. Dia berharap pelatih baru itu mampu memimpin PSIM dengan baik dan bisa promosi ke Liga 1. (cr12/riz)