RADAR JOGJA – PSS Sleman meraih hasil buruk dalam lanjutan Liga 1, Rabu (20/11) di Maguwoharjo. Elang Jawa kalah tipis 0-1 dari Pesut Etam, Borneo FC. Gol semata wayang dalam laga tersebut dicetak Javlon Guseynov di menit 8.

Hasil tiga poin menempatkan Borneo di posisi kedua klasemen sementara Liga 1 dengan 45 poin. Sementara nirpoin bagi PSS membuat mereka tertahan di posisi 7 dengan koleksi 40 poin.

Dalam laga pekan ke-28 itu, Javlon membawa Borneo FC unggul dari tuan rumah PSS dari sebuah kemelut.

Tendangan bebas Borneo yang berujung ke kotak penalti PSS, gagal diamankan pertahanan yang digalang Purwaka Yudi dkk. Bola liar di depan kiper Try Hamdani disambar dengan sepakan Javlon yang gagal dibendung penjaga gawang. 0-1, PSS tertinggal.

PSS mencoba menyamakan skor dengan meningkatkan intensitas serangan. Melalui peluang Rangga Muslim, Yevhen Bokhashvili dan Haris Tuharea. Namun peluang yang ada belum dapat dikonversi menjadi gol. Skor 0-1 bertahan sampai rehat.

Memasuki babak kedua, PSS memasukkan Kushedya Hari Yudo. Menggantikan Sidik Saimima.

Beroperasi di sisi sayap, masuknya Yudo meningkatkan intensitas serangan PSS. Akselerasinya di sisi kanan pertahanan Borneo, merepotkan barisan pertahanan lawan. Namun beberapa kesempatan mendekati gawang Pesut Etam belum dapat berbuah gol.

Pelatih PSS Seto Nurdiantoro kemudian memasukkan Ocvian Chanigio dan menarik Ricky Kambuaya. Masuknya eks Persitema Temanggung itu diharapkan memperkuat lapangan tengah PSS. Hasilnya, serangan Elang Jawa dari lapangan tengah lebih membahayakan lawan.

Terbukti dengan dua peluang emas striker Yevhen Bokhashvili. Yaitu tembakan tepat di depan gawang Gianluca Pandeynuwu yang masih menerpa mistar gawang. Juga sundulan bomber Ukraina yang sedikit melambung dari gawang.

Di sisi lain, Borneo merespon dengan memasukkan Rifal Lastori dan Wahyu Hamisi. Menggantikan Ambrizal Umanailo dan Ilhamsyah.

Menit 87, umpan matang Yudo di sisi kanan pertahanan Borneo berhasil disundul Jajang Sukmara. Sayang, sundulan kerasnya masih terhalang mistar gawang Borneo. Sampai peluit panjang dibunyikan wasit Rully Tambuntina asal Jawa Timur meniup peluit panjang, tidak ada gol tercipta. (riz)