RADAR JOGJA – Kabar duka datang dari Jogjakarta. Seniman, musisi, dan penggagas Ngayogjazz Djaduk Ferianto telah berpulang menghadap Tuhan YME. Pemilik nama RM Gregorius Djaduk Ferianto ini meninggal pada Rabu (13/11) pukul 02.30.

Banyak orang merasa kehilangan kepergian seniman kawakan itu. Salah satunya CEO PT PSS Fatih Chabanto. Ditemui di rumah duka, Fatih mengaku awalnya kaget mendengar kabar meninggalnya Djaduk.

Sebab beberapa waktu lalu masih sempat bertemu dengan almarhum. Yang terakhir keduanya bertemu saat pentas Butet di Taman Ismail Marzuki beberapa waktu lalu. Fatih sempat ngobrol dengan Djaduk di belakang panggung setelah pertunjukan.

Fatih mengaku cukup lama kenal dengan Djaduk dan Butet. Mereka sering ketemu saat Fatih masih bekerja di sebuah agency dengan sponsor pabrik rokok asal Kudus.

“Kenal mulai 2004 saat Wayang Seribu Dalang di UGM, dalang Nanang HP, bintang tamu Butet dan Djaduk dan di beberapa kota. Setelah itu mulai akrab karena intensitas ketemu di beberapa even,” tuturnya.

Menurut Fatih, sebagai seniman Djaduk orangnya jago melek. Dan fisiknya juga kuat, ramah, serta selalu happy. Hal itu yang menular kepada orang-orang yang bergaul dan kerap diajak ngobrol. Keramahan itu yang juga membuatnya mudah akrab dengan banyak kalangan.

“Selain itu saya dan mungkin kita semua perlu meneladani semangat, kreativitas dan kerja kerasnya,” tutur Fatih. (riz)