RADAR JOGJA – PSS Sleman terus melakukan persiapan guna menjamu Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-28 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (20/11).

Nah, terdekat tim berjuluk Super Elang Jawa itu berencana menggelar uji coba dengan tim lokal Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Itu untuk menjaga sentuhan bola Bagus Nirwanto dkk. Sekaligus menjajal skema main memperkuat lini tengah.

“Ya, ada rencana dalam waktu dekat ini, namun kami masih kesulitan mencari lapangan,” kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, Selasa (12/11).

Jeda FIFA matchday yang cukup panjang dimanfaatkan Super Elja untuk melakukan recovery. Mengembalikan kebugaran pemain setelah beberapa pekan digeber jadwal padat kompetisi.

Kendati laga akan dimainkan pekan depan, PSS mulai fokus menggeber fisik para pemain. Juga mematangkan skema permainan.

Sebab, dalam dua laga sebelumnya, Bagus Nirwanto dkk usai menuai hasil kurang maksimal di kandangnya sendiri. Dibekuk PSIS Semarang 0-3 (2/11), lalu ditahan imbang tanpa gol Bali United (6/11).

Setelah laga melawan Bali United, Seto memberikan jatah libur selama empat hari kepada pasukannya. Nah, kemarin PSS kembali berlatih di Lapangan YIS. “Ya, untuk menjaga kebugaran serta touch ball saja,” ujar Seto.

Lebih lanjut, pelatih berlisensi AFC Pro itu berharap skuadnya dalam kondisi yang oke. Artinya tidak ada yang dibekap cedera ataupun dinyatakan kurang fit. “Supaya nanti banyak pilihan saat melawan Borneo FC,” katanya.

Seto menegaskan, tim pelatih bakal terus melakukan evaluasi agar PSS tetap konsisten di sisa laga musim ini. Saat ini tim kebanggaan warga Sleman itu berada di peringkat tujuh klasemen sementara dengan raihan 40 poin.

Eks gelandang timnas Indonesia itu berharap, PSS bisa terus meraih poin di beberapa laga sisa. Utamanya untuk tetap menjaga posisi aman dari zona degradasi. (cr18/riz)