RADAR JOGJA – PSIM Jogja U-17 sukses meraih kemenangan 3-1 saat menjamu Protaba U-17 dalam laga Piala Soeratin U-17 Regional DIJ di Stadion Mandala Krida, Jumat (1/11).

Kemenangan yang diriah tersebut membuat peluang Laskar Mataram Muda – julukan PSIM U-17 masih berpeluang untuk merebut posisi runner up alias peringkat kedua.

PSIM Jogja U-17 sempat kesulitan pada babak pertama. Beragam upaya yang mereka lakukan selalu bisa dikandaskan oleh lini pertahanan Protaba U-17.

Di awal babak kedua, situasi jauh berbeda. Baru tiga menit babak berdua berjalan, PSIM U-17 langsung bisa mencetak gol. Eksekusi penalti sempurna dari Andi Raafa Firmansyah sukses mengecoh kiper Protaba U-17.

Setelah gol itu, permainan PSIM U-17 kian nyaman. Berturut-turut mereka berhasil menambah dua gol lagi pada menit ke-52 dan 62. Dua gol itu diciptakan oleh Andri Fajar Triyono dan Muhammad Ahid Faiqul Mubarak.

Kemenangan tersebut membuat PSIM U-17 naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 17 poin. PSIM Jogja berpeluang besar menjadi runner up Piala Soeratin U-17 regional DIJ karena di laga terakhir menjamu Persig Gunungkidul.

Pelatih PSIM Jogja U-17 Sigit Putranto mengakui permainan tim asuhannya kurang begitu baik di babak pertama. Tapi setelah turun minum, para pemain sudah mulai paham dengan apa yang diinginkan. “Gol penalti tadi juga kian membuat nyaman permainan kami,” ujarnya.

Pelatih Protaba U-17 Sambudiana menyatakan timnya tidak siap berlaga melawan PSIM. Sambudiana menyebut banyak pemain andalannya yang cedera.

Di laga terakhir, Protaba U-17 akan berhadapan dengan PSS Sleman U-17 yang sudah dipastikan menjadi jawara. Menghadapi laga itu, Sambudiana menyatakan timnya akan bermain dengan serius. “Ya kami akan tetap fight,” tegasnya.

PSS U-17 memastikan diri menajadi juara setelah kemarin (1/11) mereka sukses mengalahkan JIF U-17 dengan skor telak 5-1. Dengan menyisakan satu laga torehan poin PSS U-17 tak bisa dikejar tim-tim lain. Hasil itu juga membuat PSS -17 berlaga di Piala Soeratin tingkat nasional. (cr12/din)