RADAR JOGJASaat ini semakin banyak masyarakat yang melek investasi dalam mengelola keuangannya. Investasi adalah suatu aktivitas untuk menempatkan dana pada satu periode tertentu, dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan ataupun peningkatan kekayaan di masa depan. Keuntungan investasi dilakukan untuk menjaga finansial di masa tua Anda. Banyak manfaat yang bisa didapat jika melakukannya sejak masih muda. Misalnya, menghindari kemiskinan atau kekurangan, terhindar dari inflasi dan pendapatan tetap stabil bahkah cenderung meningkat.

Investasi dibagi menjadi dua jenis yakni nonresidential berupa mesin atau pabrik dan residential berupa rumah. Ada banyak jenis investasi yang bisa dijalankan, mulai dari deposito ataupun saham. Dari semua macam tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Akan tetapi, jika semakin dini Anda melakukannya maka semakin banyak pula hasilnya dalam jangka panjang. Berikut berbagai jenis investasi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Deposito

Deposito digunakan apabila Anda memiliki banyak uang, tetapi berkeinginan untuk menyimpannya dalam jangka panjang. Sebenarnya jenis ini tergolong tabungan, akan tetapi memiliki waktu tertentu berdasarkan kesepakatan dengan nasabah.

Biasanya jangka waktunya antara 3,6 tahun sampai 1 tahun. Semakin lama Anda mendepositokan uang, maka akan mendapatkan bunga yang semakin banyak. Investasi ini hanya memiliki risiko rendah dan cukup aman. Untuk melakukannya juga sangat mudah dan tidak rumit.

Adapun kelemahan dari deposito yakni, tidak bisa mengambil uang selama jangka waktu yang telah ditentukan. Jika melanggar kesepakan, akan mendapatkan pinalti. Untuk itu, pastikan memiliki uang simpanan lainnya jika ada kebutuhan mendadak.

2. Saham

Jenis ini menjadi paling populer, biasanya dalam bentuk kepemilikan saham di perusahaan. Sehingga, Anda berhak untuk mendapatkan bagian dari keuntunganyang diperoleh. Aktivitas tersebut cenderung menawarkan hasil cukup tinggi jika dibandingkan dengan yang lainnya.

Akan tetapi bersifat high risk, high return atau bisa dikatakan memiliki risiko cukup tinggi untuk dijalankan. Harga saham bisa naik dan turun secara drastis dalam jangka waktu yang sangat cepat.

3. Emas

Merupakan salah satu jenis investasi yang sangat mudah dilakukan. Emas yang digunakan bisa berupa logam mulia, perhiasan, batangan dan sebagainya. Akan tetapi, kegiatan tersebut memiliki kekurangan yaitu terletak pada penyimpangannya.

Penyimpanan emas disarankan memakai safe deposit box, biasanya disediakan oleh bank-bank tertentu. Jika tidak menggunakan jasa tersebut, maka bisa disimpan dalam brankas pribadi agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Properti 

Harga properti dari tahun ke tahun akan terus meningkat, sehingga bisa menjadi salah satu pilihan investasi jangka panjang. Namun selain mendapatkan keuntungan, juga kerugian bisa terlihat sangat jelas. Salah satunya adalah membutuhkan banyak uang untuk membelinya.

Selain itu, properti yang sudah dibeli perlu mendapatkan perawatan untuk menjaga agar tetap memiliki nilai jual tinggi, terutama dalam beberapa tahun kedepan. Jika memilih investasi jenis ini maka akan mendapatkan 2 pilihan yaitu memperoleh keuntungan atau kerugian.

5. Reksadana

Reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang terkenal karena resikonya sangat kecil dan mudah dilakukan. Cara melakukannya adalah dengan menghimpun dana atau uang melalui pihak lain dan akan diwujudkan ke dalam surat berharga,

Cara ini bisa dilakukan dalam bentuk obligasi, saham maupun sekuritas lainnya. Untuk memulainya membutuhkan modal antara Rp 50.000 sampai Rp.500.000.

Nah, apakah Anda sudah menggunakan salah satunya? Jika belum, pilih salah satunya demi kehidupan masa depan. (*/tif)