RADAR JOGJA – Difasilitasi Perpustakaan Grhatama Pustaka milik Pemprov DIJ, program Literasi Braille (Libra) diperuntukkan untuk para penyandang disabilitas.

Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan tentang literasi Braille.
Terhitung 80 murid Yaketunis (Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam) yang terdiri atas 30 siswa tunanetra dan 50 murid SLB, mengikuti kegiatan Libra. Acara ini meliputi pelatihan membaca dan menulis Braille, story telling, dan bioskop berbisik.

Supervisor program Literasi Braille Sri Ambar mengatakan, dengan fasilitas yang memadai seperti memutar film dengan teknik memfokuskan pada pendengaran dan bukan penglihatan, murid tunanetra menjadi sangat terhibur untuk menikmati film yang diputar.

Selain itu, melalu proses pembelajaran bedah buku dengan teknik perabaan huruf timbul, membantu anak-anak dapat berkembang dalam literasi Braille ini.

“Kami mendukung program provinsi. Kebetulan kami bergerak di bidang literasi, oleh karena itu kami menginginkan adanya literasi Braille untuk anak-anak disabilitas,” tutur Sri Ambar. (mg2/laz)