RADAR JOGJA – Persaingan untuk menjadi penjaga gawang utama di PSIM Jogja semakin ketat. Kedatangan sosok Aji Bayu Putra di akhir bursa transfer paruh musim Liga 2 musim ini membuat Laskar Mataram-julukan PSIM kini memiliki stok empat kiper.

Sebelumnya, PSIM sudah memiliki I Putu Pager, Ivan Febrianto, dan Tegar Dedi Prakoso. Namun, belakangan performa Pager kurang meyakinkan. Bahkan Putu Pager kerap dituding sebagai salah satu sumber utama kekalahan PSIM. Lantaran kiper asal Bali itu kerap melakukan blunder.

Kondisi itulah yang memaksa manajemen PSIM untuk segera menggaet kiper baru. Datanglah Aji Bayu Putra yang didatangkan dari klub Liga 1, Badak Lampung FC.

PEMBELIAN PANIK: Kiper Aji Bayu didatangkan di akhir bursa transfer. (RAKYATJATENG.FAJAR.CO.ID)

Aji Bayu memiliki modal yang cukup bagus untuk menjadi kiper utama PSIM di sisa musim ini. Kiper asal Brebes itu memiliki skill yang cukup mumpuni. Selain itu Aji Bayu juga memiliki pengalaman bagus dengan pernah membawa PSIS Semarang meraih tiket promosi ke Liga 1 pada 2017 lalu.

Namun, penampilan Aji Bayu di ajang Trofeo HB X Cup pada Minggu (8/9) lalu dinilai kurang begitu apik. Masuk sebagai pengganti Ivan Febrianto, kiper berusia 26 tahun itu justru membuat sebuah blunder yang berujung gol ketiga untuk tim nasional Indonesia U-23.

Melihat hal itu pelatih PSIM, Aji Santoso memiliki penilaian lain, Menurutnya, wajar saja Aji Bayu melakukan blunder di laga perdana. Apalagi ada beban untuk dia agar bisa tampil bagus. “Ya itulah gunanya dia (Aji Bayu) kami coba di trofeo, semoga dia bisa segera siap di laga resmi,” ujar Aji, Senin (9/9).

SOROTAN: I Putu Pager dinilai perlu istirahat setelah beberapa kali melakukan blunder. (PSIM JOGJA)

Selain itu, Aji juga menegaskan siapapun masih bisa menjadi kiper utama di tim asuhannya. Pelatih asal Jawa Timur itu juga tegas menyatakan akan memainkan kiper yang memiliki kondisi yang paling bagus.

Sementara itu, Ivan Febrianto menjadi salah satu sosok yang cukup menarik perhatian di gelaran Trofeo HB X Cup pada Minggu (8/9) yang lalu. Di laga itu, Ivan tampil bagus baik saat di waktu normal ataupun di babak adu tendangan penalti.

Bahkan ketika menjalani babak adu tos-tosan melawan Bali United, Ivan tampil sebagai pahlawan. Di babak itu, kiper asal Semarang tersebut berhasil melakukan dua penyelamatan atas tendangan dari Gunawan Dwi Cahyo dan Miftahul Hamdi. Dua penyelamatan itu mampu membawa PSIM menang 4-3 atas Bali United.

Ivan sendiri merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan bermain di ajang Trofeo HB X Cup tersebut. Terkait dua penyelamatan yang dia lakukan di babak adu tendangan penalti, Ivan merendah dengan menyatakan faktor keberuntungan turut membantunya. “Tapi saya senang bisa membantu PSIM menang atas Bali di babak adu penalti,” kata Ivan.

IKUT BERSAING: Kiper Tegar Dedi ikut memanaskan persaingan penjaga gawang. (PSIM JOGJA)

Penampilan apik Ivan di ajang Trofeo HB X Cup itu diakui membuat Ivan tambah termotivasi. Ia menyatakan siap bersaing dengan Aji Bayu, Putu Pager, dan Tegar Dedi untuk menjadi andalan utama di bawah mistar gawang Laskar Mataram. “Tapi persaingan itu ada di lapangan saja, di luar kami tetap keluarga besar,” tandas Ivan.

Di sisi lain, I Putu Pager juga bersuara mengenai posisinya di PSIM. Eks kiper Bali United itu menyatakan saat ini statusnya masih merupakan salah satu kiper dari Laskar Mataram. Dia menyatakan akan berlatih dengan lebih keras lagi dan bisa terus memperbaiki diri.

Keempat kiper yang dimiliki PSIM masih memiliki cukup banyak waktu untuk berlatih dan memikat Aji Santoso untuk dipilih sebagai kiper utama Laskar Mataram untuk laga-laga selanjutnya. Terdekat, pasukan kebanggaan Brajamusti dan The Maident akan melakukan perjalanan jauh ke Biak, Papua demi menghadapi PSBS Biak pada 15 September mendatang. (cr12/din)

Data Kiper PSIM

Aji Bayu Putra

TTL: Brebes, 11 Mei 1993

Tinggi: 189 cm

Karier Klub: Persab Brebes (2012), ISP Purwokerto (2013), PS Badung (2014-2016), Adhiyaksa FC (2016), PSIS Semarang (2017-2018), Persiba Balikpapan (2018), Badak Lampung FC (2019) PSIM Jogja (2019-)

Ivan Febrianto

TTL: Semarang, 20 Februari 1992

Tinggi: 173 cm

Karier Klub: Persibat Batang (2011-2012 dan 2015), PSIS Semarang (2013 dan 2016), Persekap Kapuas Kalteng (2014), PSIM Jogja (2016 sampai sekarang)

I Putu Pager Wirajaya

TTL: Gianyar, 22 Maret 1995

Tinggi: 178 cm

Karier Klub: Bali United (2016), Persikad Depok (2016-2017), Bogor FC (2018), PSIM Jogja (2019 sampai serkarang)