MAGELANG – Pembagian seragam gratis untuk 5.900 siswa baru tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Magelang belum bisa dibagikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang menyebut ada kendala proses lelang. Sehingga pengadaannya terhambat.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Sahid menyebutkan, akibat kendala ini, seragam sekolah gratis ini baru bisa diberikan September mendatang.”Selain lelang yang cukup lama, saat pengukuran baju siswa tidak hadir. Sehingga petugas harus bolak-balik ke sekolah,’’ jelasnya, Selasa (13/8).

Setiap siswa baru nantinya mendapatkan dua pasang seragam. Yakni seragam nasional dan Pramuka, serta sepasang sepatu. Jumlah siswa itu tersebar di 100 sekolah. Terdiri dari 23 SD dan 77 SMP. Tahun ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan program seragam gratis dengan biaya bersumber dari APBD.“Program ini untuk meringankan beban orang tua siswa. Sekaligus upaya mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Sahid menjelaskan, siswa baru penerima seragam gratis terdiri dari 2.400 siswa SD/MI sederajat dan 3.500 siswa SMP/MTs sederajat. Tidak hanya di sekolah negeri, siswa baru di sekolah swasta pun akan ikut merasakannya. ”Kami berharap ke depan bisa sesuai target. Jadi saat masuk sekolah, siswa sudah memaksi seragam gratis,’’ jelasnya.

Tahun sebelumnya, Pemkot Magelang juga membagikan seragam gratis. Bantuan yang diambil dari dana Bosda (bantuan operasional sekolah daerah) ini diberikan kepada 2.311 siswa SD/MI dan 3.552 siswa SMP/MTs negeri dan swasta.(cr12/din/er)