JOGJA – Para Judoka Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) akan memaksimalkan ajang Kejurnas Judo Kartika Cup 2019 untuk bisa tampil di Pekan Olahraga Nasional XX- 2020 Papua. DIJ akan menyertakan 48 atlet dalam kejurnas yang akan dihelat di GOR Amongrogo, mulai Rabu (26/6) mendatang.

Selain sebagai ajang untuk unjuk kemampuan di level nasional, Kartika Cup juga digunakan para judoka DIJ untuk mempersiapkan diri sekaligus sebagai ajang pengumpulan poin untuk bisa tampil di babak utama Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dari 48 judoka yang dikirim Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Judo DIJ ini, 10 di antaranya merupakan atlet senior yang diproyeksikan bisa bermain di ajang PON Papua tahun depan. “Saat ini persiapan para sebenarnya kurang, tapi kami usahakan sebaik mungkin,’’ kata Desi Arwanti, salah satu pelatih tim judo DIJ.

Saat para Judoka senior berlaga di Kartika Cup untuk mengumpulkan poin menuju PON, para atlet junior akan memanfaatkan ajang tersebut sebagai tempat menimba ilmu dan pengalaman bertanding. Sampai saat ini ada dua judoka DIJ yang sudah memiliki raihan poin yang cukup aman untuk bisa berlaga di PON tahun depan. Salah satunya adalah Muhammad Candra.

Kendati demikian, judoka yang biasa turun di kelas -100 Kg itu tak mau begitu saja melewatkan ajang Kartika Cup 2019.  Dia akan kembali bersaing dengan salah satu musuh bebuyutannya, judoka dari Bali.”Dia selalu jadi saingan berat saya,’’ ujar Candra.(cr12/din/er)