BALIKPAPAN – PSIM Jogja yang disebut-sebut sebagai skuad “galacticos” Liga 2 mendapat ujian pertama dari Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan malam ini. Laga tersebut sekaligus ujian bagi pelatih PSIM, Vladimir Vujovic dalam karirnya sebagai pelatih.

Ya, beban memang ada di pundak PSIM Jogja. Target promosi ke Liga 2 musim ini, memaksa skuad Laskar Mataram wajib tampil konsinsten di setiap laga. Vlado- sapaan akrab Vladimir Vujovic pun harus mampu menunjukkan kualitasnya sebagai allenatore berlisensi Eropa.

Meski memiliki lisensi kepelatihan UEFA, bukan berarti taktikal pria berdarah Montenegro itu bisa dengan mudah mengatasi skema permainan dari pelatih Persiba, Salahudin. Bisa jadi, pelatih asal Palembang, Sumatera Selatan ini lebih memahami seluk beluk tim Liga 2 dibanding, Vlado.

Bahkan, di musim lalu Salahudin, nyaris membawa Madura FC lolos ke babak semifinal. Sayang, gol kontroversi yang diterima skuadnya saat menghadapi PSS Sleman mengandaskan impian Madura FC berlaga di empat besar.

Nah, Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja pun harus mewaspadai kebangkitan Persiba Balikpapan. Apalagi, Salahudin paham akan karakter-karakter pemain PSIM Jogja yang tak lain merupakan skuad yang pernah dihadapi di musim lalu.

Melihat situasi ini, Vlado mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk meladeni skuad Beruang Madu – julukan Persiba Balikpapan. Walaupun sebenarnya Vlado sendiri buta kekuatan lawan yang akan dihadapi.”Mereka bisa tahu banyak tentang kami dari video yang beredar, namun kami tidak mendapatkan banyak informasi tentang permainan Persiba musim ini,” jelasnya.

Belum lagi, kehadiran dua mantan penggawa PSIM Jogja Ismail Haris dan Riskal dinilai cukup paham betul dengan karakter permaian skuad Naga Jawa.

Meski di atas kertas skuadnya diunggulkan, Vlado tidak ingin Ichsan Pratama dkk menganggap remeh lawan. Untuk itu, dia telah mengintruksikan kepada skuadnya untuk terus tampil menekan sepanjang laga seperti yang diperagakan saat melawan Tim Nasional U-23 dan Cilegon United. “Strateginya seperti apa tentu sudah saya siapkan. Yang penting kami bisa mencuri poin di laga ini,” terangnya.

Vlado diprediksi tetap menggunakan skema pakem 4-2-3-1. Kapten Christian Gonzales tetap menjadi andalan di lini depan. Keberadaan Gonzales sebagai juru gedor akan ditopang tiga gelandang serang, Rossi Noprihanis, Ichsan Pratama, dan Raphael Maitimo.

Sementara itu Salahudin mengakui lawan yang akan dihadapinya malam ini sebagai skuad cukup mumpuni. Namun, faktor bermain di kandang sendiri menjadi pelucut bagi Taufik Kasrun dkk untuk bisa menjegal lawan. “Mereka datang dengan ambisi tiga poin. Tidak masalah, kita akan lihat bersama seperti apa hasilnya nanti,” jelasnya.

Bermain di kandang sendiri, Salahudin diprediksi akan all out menyerang dengan skema 4-3-3 yang menjadi andalan. Beni Oktaviano, Ismail Haris dan M Rosul diprediksi akan merepotkan barisan pertahanan yang dikomandoi Fandy Edy. (bhn/din/er)