SLEMAN – PSS Sleman menjamu lawan berat di pekan kelima kompetisi Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, sore ini. Super Elang Jawa-julukan PSS Sleman harus berhadapan dengan tim bertabur bintang Bhayangkara FC.

Menghadapi The Guardian- julukan Bhayangkara FC, kekuatan tuan rumah tidak dalam kondisi terbaik. Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara menyebut beberapa pilarnya tidak dalam kondisi fit. Kiper Ega Rizki bermasalah di bagian engkel. Pemain lainnya Dave Mustaine, Nerius Alom, Haris Tuharea, Ikhwan Ciptady, dan Ghufron. ”Ini menjadi tantangan. Selain karena pengaruh libur panjang yang memengaruhi intensitas permainan,’’ terangnya, Kamis (20/6).

Seto mengakui,  Bhayangkara FC jelas menjadi lawan yang berat. Selain itu, banyak pemain yang andal di tim ini. Termasuk sejumlah pemain timnas. Kualitas anak asuh Alfredo Vera sudah teruji. Mereka mengalahkan Barito Putera empat gol. Bahkan, dari empat gol itu  tiga diantaranya dicetak gelandang Flavio Back Jr.”Dia pantas diwaspadai,’’ tambahnya.

Beruntung, Bagus Nirwanto dkk dipastikan akan mendapatkan suntikan semangat dari suporter. Terlebih tribun selatan Stadion Maguwoharjo sudah bisa digunakan untuk menampung suporter fanatik. Mereka inilah yang menjadi salah satu alasan, Stadion Maguwoharjo selalu angker bagi tim tamu.

Namun, pelatih Bhayangkara FC Alfredo Vera tak ciut nyali dengan tantangan ini. Dia telah menginstruksikan Indra Kahfi dkk untuk fokus pada permainan. Apalagi Bhayangkara FC memang terbiasa menghadapi intimidasi suporter lawan tanpa memiliki suporter tandingan. “Kami harus fokus dengan permainan,” tandasnya.

Sekalipun cukup diunggulkan, Alfredo tetap menganggap PSS Sleman lawan yang berat. Semua tim punya kekuatan berimbang. Tidak ada yang jauh dari yang lain. Tetapi kami waspadai dan antisipasi apa yang akan dilakukan Sleman di kandang.”Kami optimistis bisa meraih kemenangan,”tegasnya. (cr10/din/rg)