SLEMAN – Peran para veteran sering terlupakan. Karena itu Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Komisariat DIJ bersama DPC Legiun Vetaran Republik Indonesia (LVRI) Sleman melakukan upacara pemancangan nisan logo Karya Dharma dan bambu runcing bendera Merah Putih.

Pemasangan dilakukan di makam pejuang kemerdekaan RI, Tukiran Adipawiro di makam Karang RT 03 RW 24, Desa Banyurejo Tempel. Sekaligus menggelar Halalbihalal di kawasan rintisan desa wisata SHS Socio Eco Preneur Dusun Pokoh, Desa Banyurejo, Tempel, Selasa (18/6).

Ketua IKAL DIJ Sugiyanto Harjo Semangun mengatakan, bantuan nisan logo Karya Dharma dan bambu runcing merah putih diberikan di 15 makam veteran di wilayah ranting LVRI Tempel. “Tanpa beliau-beliau semua, baik yang sudah wafat atau yang hari ini hadir dalam halalbihalal, kami tidak akan menikmati kemerdekaan seperti sekarang ini,” tuturnya.

Menurut dia, keteladanan para veteran haruslah terus diwariskan kepada seluruh generasi bangsa ini. Hal itu sebagaimana nilai-nilai atau paradigma yang diyakini Panglima Besar Jenderal Soedirman. Yaitu Lima Setia dan Lima Diri. Yaitu setia akidah, setia ibadah, setia ilmu, setia berkorban, dan setia perjuangan. Sedang falsafah lima diri Pangsar Jenderal Soedirman menurutya adalah mengenal diri dengan seksama, tahu diri,percaya diri, jati diri, serta ketekunan dan kesabaran.

“Dengan meneladani jasa para veteran diharapkan generasi muda akan menjadi pemimpin ideal sebagaimana yang dicita-citakan para pejuang bangsa, yaitu bahwa pada dasarnya tak ada seorang pemimpinpun yang tidak menginginkan rakyatnya tidak sejahtera,” kata Sugiyanto.

Sementara itu, Ketua DPC LVRI Sleman, Sumardjo mengatakan, logo veteran dan bambu runcing di makam pejuang veteran sangat penting karena untuk menandai bahwa di situ ada makam pahlawan. “Agar masyarakat sekitar dan para pemuda tahu bagaimana perjuangan para pahlawan dan pejuang veteran yang merebut kemerdekaan, sehingga mereka akan sadar dan bisa melanjutkan perjuangan para veteran ini,” tuturnya.

Sumardjo juga berpesan kepada generasi muda para penerus bangsa agar tidak melupakan jasa rekan-rekannya pejuang veteran serta melanjutkan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan dengan bekerja keras, menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara. “Setiap pemuda memberikan kontribusi kepada negara sesuai dengan kemampuan atau keahlian masing-masing untuk mensejahterakan negara ini,” harapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dandim 0732/Sleman, Letkol. Inf. Diantoro. Menurut dia, kegiatan tersebut positif. “Dalam membangun sebuah bangsa kita harus merangkul, kemudian rangkulan, sehingga timbul persatuan dan kesatuan. Kalau sudah rangkulan In syaa Allah, kerja akan tuntas,” tuturnya. (sky/pra/er)