JOGJA – Dua pertandingan tandang langsung dilakoni PSIM Jogja di laga pembuka kompetisi Liga 2 Indonesia 2019. Di laga perdana, Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja menghadapi skuad Beruang Madu-Persiba Balikpapan pada Sabtu (22/6). Selang empat hari selanjutnya, Raymond Tauntu dkk sudah ditunggu tim degradasi Liga 1 Mitra Kukar di Stadion Rondong Demang, Rabu (26/6).

Persiba Balikpapan bukanlah lawan bisa dianggap mereh. Meskipun secara catatan Laskar Mataram mengantongi dua kemanan di kompetisi musim lalu. Apalagi, prahara finansial yang menghinggapi skuad Beruang Madu teratasi dengan kehadiran mantan Direktur Persija Jakarta Gede Widiade.

Selain memiliki investor baru, Persiba Balikpapan musim ini pun memiliki energi baru di tangan pelatih Salahudin. Ya, Salahudin sebelumnya merupakan allenatore dari Madura FC. Di tangan pelatih asal Palembang, Sumatera Selatan inilah Madura FC menjadi tim yang memiliki gaya beramain keras dan spartan.

Tidak hanya itu, di tubuh Persiba pun kini bercokol mantan pemain PSIM Jogja Riskal Susanto dan Ismail Haris.  Sejumlah pemain Taufik Kasrun, Andre Vemberyono, dan Bryan Caesar merupakan ujian nyata dari skuad galacticos asal Liga 2 PSIM Jogja.

Pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic pun mengakui Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar menjadi lawan kuat yang akan dihadapi di Grup Timur Liga 2. Selain kedua tim tersebut, Persik Kedir dan Persewar Waropen dinilai akan menjadi kejutan dalam perburuan babak delapan besar. ”Kami harus tampil kuat. Kami sudah mempersiapkan tim untuk mencapai target yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

CEO PSIM Jogja Bambang Susanto mengakui kehadiran Gede Widiade yang sukses membawa Persija Jakarta jawara Liga Indonesia musim lalu akan membawa perubahan di Persiba Balikpapan.  Meski begitu, dirinya optimistis anak asuh Vladimir Vujovic tersebut mampu membawa hasil positif di laga perdana. ”Pak Gede jelas membuat tim yang dikelola semakin kuat, karena dia orang lama di sepak bola. Tapi kami optimistis bisa melewati perlawan di laga perdana,” kata Bambang.

Gelandang Raymond Tauntu menyatakan kesiapan menghadapi dua away Kalimantan. Sejauh ini, para pemain sudah mengikuti segala arahan dari pelatih untuk dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim ini. Para pemain sudah bekerja keras dalam latihan dan laga uji coba. “Secara mental kami sudah siap mengarungi kompetisi siapapun lawan yang akan dihadapi,” kata gelandang identik dengan nomor punggung 18 itu. (bhn/din/by)