BANTUL – Area parkir di pinggir jalan dinilai mengganggu lalu lintas pengguna jalan. Terlebih di area jalan raya yang dipadati lalu lalang kendaraan. Jika tidak terkoordinasi dengan baik, bisa membahayakan pengguna jalan lain. Hal ini yang dikeluhkan warga Srandakan Teguh Priyadi saat hendak memarkir motornya di depan RSUD Panembahan Senopati beberapa waktu lalu.

Menurutnya, area parkir di pinggir jalan raya RSUD Panembahan Senopati  perlu dilakukan penambahan personel. Selain ada yang mengatur parkir, juga ada yang mengatur lalu lintas (lalin). Ini agar lebih aman, terutama saat jukir mengeluarkan dan memasukan kendaraan di area parkir depan rumah sakit ini.

“Ya, sebenarnya cukup berbahaya kalau parkir di pinggir jalan begini. Tapi, ya bagaimana. Disediakan lahan yang lebih praktis untuk ambil motor. Ya, saya memilih di sini. Meskipun ada lahan parkir di dalam rumah sakit,” ungkapnya.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan dan Penunjang RSUD Panembahan Senopati Rini Setyaningsih mengungkapkan, lahan parkir RSUD Panembahan Senopati sudah disediakan dan tidak overload. Baik parkir mobil maupun sepeda motor. Lokasinya di halaman depan rumah sakit. Sisi barat area parkir mobil, sedangkan sisi timur masuk ke dalam merupakan area sepeda motor.

“Kalau dari susunan AMDAL (analisis mengenai dampak lingkungan) itu sudah ada itung-itungannya. Mencukupi untuk area parkir bagi masyarakat yang ingin berobat,” ungkap Rini tak menyebutkan detail luas area parkir.

Namun dia menilai masyarakat lebih memilih parkir di pinggir jalan raya karena praktis.  “Kalau kewenangan kami ya sesuai Amdal hanya di area dalam rumah sakit. Kalau di luar itu kewenangan Dinas Perhubungan Bantul,” ungkap Rini.

Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta menjelaskan, area parkir pinggir jalan sudah berizin. Ada dua area parkir yang dikelola kelompok. Sisi barat dan timur RSUD Panembahan Senopati.

Parkir itu berada di lahan milik pemerintah, sehingga izinnya melalui Dishub. Sementara ada lahan parkir milik pribadi. Maka diharuskan membayar pajak parkir. Pajak parkirnya di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Kalau parkir pinggir jalan depan RSUD sudah berizin. Kalau parkir di luar itu bisa saja di area parkir milik pribadi,” ucapnya. Menurutnya, karena parkir sudah berizin maka petugas parkir akan terkoordinasi. Termasuk menjaga kenyamanan area parkir. (cr6/laz/zl)