JOGJA – Skuad sepak bola Kota Jogja siap menebus kegagalan Pekan Olahraga Daerah (Porda) musim lalu. Raihan emas menjadi target yang harus diraih dalam pelaksanaan Porda DIJ 2019 mendatang.

Pada Porda DIJ 2017 yang digelar di Bantul, tim Kota Jogja harus mengakui kehebatan pesaingnya seperti Sleman dan Bantul. Bahkan, skuad sepak bola Kota Jogja tak meraih medali di cabang olahraga yang cukup bergensi tersebut.

Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Jogja M Irham menyatakan enggan menjadikan patokan pelaksanaan Porda sebelumnya. Dia melihat, pada pelaksanaan Porda sepak bola tahun ini peta kekuatan lawan banyak berubah. “Setiap daerah banyak menghadirkan pemain baru. Jadi tidak bisa dijadikan patokan,” kata Irham kepada Radar Jogja, Jumat (24/5).

Dia memprediksi untuk kekuatan sepak bola pada Porda tahun ini akan merata. Maka dari itu, pihaknya meminta kepada skuad Porda Kota Jogja untuk tidak menganggap remeh tim manapun.  “Jangan over cofidance. Sebab setiap wilayah sama-sama kuat,” katanya.

Sejauh ini, jelas Irham, sesuai entry by name ada 23 nama pemain yang didaftarkan. Para pemain tersebut,  sudah berkumpul sejak April tahun lalu. Harapannya, dengan kesiapan yang cukup lama tersebut, target emas yang diusung tim Porda Jogja bisa dicapai.  “Target tahun ini emas harus dicapai karena kami tuan rumah,” tegasnya. (bhn/din/fj)