GUNUNGKIDUL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul memonitor perkembangan kasus dugaan penyimpangan remunerasi yang membelit RSUD Wonosari. Terus mengikuti perkembangan yang sedang ditangani Kejati DIJ ini.

Meski demikian, Dinkes Gunungkidul sebagai oganisasi perangkat daerah (OPD), tidak bisa masuk lebih dalam. Mereka tidak dapat terjun lebih jauh.

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawati menjelaskan tentang starus RSUD Wonosari. Dia mengatakan, sampai saat ini status RSUD Wonosari bukan di bawah dinkes.

Memang, lanjutnya, isu perubahan status RSUD menjadi unit pelayanan teknis (UPT) sempat mengemuka. Itu tertuang dalam Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Namun, hingga sekarang perubahan status tersebut belum terealisasi.

“Kalau aturan turunan mengikuti PP (peraturan pemerintah), nanti menjadi bagian dari dinas kesehatan seperti puskesmas,” kata Dewi Irawati saat dihubungi Jumat (24/5).

Terkait pemanggilan pejabat RSUD Wonosari oleh Kejati DIJ dalam kasus dugaan remunerasi, Dewi berharap ada mekanisme khusus. Proses yang dilaksanakan tidak mengganggu fungsi pelayanan kepada masyarakat. Mestinya, hal itu sudah diantisipasi sedemikian rupa agar penanganan kasus berjalan dengan lancar.

“Pelayanan kan, yang mengerjakan para fungsional. Tidak masalah. Para fungsional kan sudah tertata dan proses (hukum) ini tidak mengganggu manajemen,” ujarnya.

Sebagai rumah sakit milik Pemkab Gunungkidul, keberadaan RSUD Wonosari diawasi oleh badan pengawas. Badan pengawas ini, menurut Dewi, diketuai oleh Sekda Gunungkidul.

Akan tetapi, lanjutnya, saat ini masa kerja dewan pengawas sudah habis. Belum muncul surat keputusan baru terkait masa kerjanya.

Meski demikian, jabatan itu sudah tidak dapat diperpanjang. Sebab, muncul aturan baru.

“Kalau ditanya posisinya sekarang bagaimana dewan pengawas, yang tahu RSUD Wonosari. Tapi, memang saya sendiri selaku kepala dinkes ikut dalam keanggotaan dewan pengawas,” ucapnya.

Apakah dewan pengawas pernah menyinggung pemanggilan petinggi RSUD Wonosari oleh Kejati DIJ? Dewi tidak menjawab secara tegas. Menurutnya,  tugas dewan pengawas lebih kepada pelayanan dan membantu manajemen. (gun/amd/zl)