SLEMAN – Idul Fitri jatuh dua pekan lagi. Kepadatan calon penumpang sudah terlihat di Terminal Jombor, Jumat (25/5).

Salah seorang Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DIJ yang bertugas di Terminal Jombor, Siswaka mengatakan, kepadatan penumpang sudah mulai terjadi. Rata-rata tujuannya Sumatera.

“Kalau melihat bus yang berangkat, rata-rata tujuannya ke Sumatera,” kata Siswaka.

Menurut dia, kepadatan penumpang akan terjadi pada H-5 lebaran. Rata-rata penumpang yang berangkat pada H-5 tujuannya Jawa Barat, Jakarta, dan Banten.

“Mulai padat yang tujuan Jakarta dan sekitarnya mungkin waktu tanggal merah sekitar 30 Mei saat sudah banyak yang libur,” kata Siswaka.

Mengantisipasi lonjakan penumpang dan agen bus kehabisan tiket, pihaknya telah menyiapkan armada cadangan. “Armada cadangan itu di Dishub DIJ, tapi berupa bus pariwisata,” kata Siswaka.

Paguyuban Agen dan Perwakilan Bus Malam (Papbima) Terminal Jombor memperkirakan terminal ini bakal ramai penumpang jurusan Jogja-Sumatera pada 25 Mei 2019. Mayoritas, penumpang arus mudik Lebaran dari Jogja, tujuannya Sumatera.

“Banyaknya pemudik tujuan Sumatera karena banyak mahasiswa kuliah di Jogja yang berasal dari Sumatera,” kata Pembina Papbima Terminal Jombor, Sony Kurniawan.

Sedangkan bus Jogja-Jakarta hingga Jumat belum ada lonjakan penumpang. Bahkan untuk harga tiket masih normal, antara Rp 150 ribu sampai Rp 225 ribu.

Namun, untuk tiket bus Jogja-Sumatera sudah ada kenaikan harga. Saat ini harganya di atas Rp 400 ribu. Biasanya, untuk tujuan Lampung Rp 390 ribu, menjadi Rp 440 ribu. Tujuan Palembang dari Rp 450 ribu menjadi Rp 500 ribu. Tujuan Jambi dari Rp 500 ribu menjadi Rp 550 ribu.

Sony mengatakan bus tujuan Sumatera rata-rata lewat jalur selatan. Sedangkan bus tujuan Jakarta melalui jalan tol Trans Jawa.

“Bus yang lewat jalur tol tidak menaikkan tarif karena semua sudah ditanggung masing-masing perusahaan bus. Tentu tiap bus juga harus mematuhi aturan sesuai izin trayeknya,” kata Sony.

Dari perkiraannya, armada bus arus mudik tujuan Sumatera yang berangkat dari Terminal Jombor rata-rata 40-50 armada bus per hari. Sedangkan tujuan Jakarta jumlahnya belum diketahui pasti.

“Hanya saja, tiketnya tinggal menyisakan beberapa kursi saja untuk salah satu agen bus,” katanya.

Salah seorang pemudik tujuan Lampung, Laila Puspita Suci, 23 tahun, mengatakan dia masih bisa mendapatkan tiket dengan harga normal. Antrean untuk mendapatkan tiket belum panjang.

“Memang sengaja pulang sekarang, karena biasanya H-7 harga tiket bus naik,” kata Suci. (har/iwa/fj/by)