PURWOREJO – Spesialis pencuri telepon seluler (ponsel) lintas kabupaten, MNA, 32, warga Desa Bojongsari, Kembaran, Banyumas, harus mengakhiri petualangan buruknya di Purworejo. Pelaku yang telah beraksi di sejumlah kota seperti Kebumen, Cilacap, dan Banyumas ini berhasil dibekuk jajaran Reskrim Polsek Purworejo karena menggasak ponsel pemilik usaha.

Pelaku menjalankan aksinya dengan menyasar kios empek-empek ‘Jaka Baring’ di Jalan Ahmad Yani Purworejo 16 April lalu sekitar pukul 18.30. Modus yang digunakan adalah berpura-pura membeli empek-empek di kios itu. Saat pemilik usaha, May Satika, sibuk melayani nasabah, pelaku melakukan aksinya. Sayang, aksinya tidak mulus karena upaya pelaku ketahuan pemilik kios.

“Korban tahu kalau HP-nya jadi sasaran. Pelaku sempat kabur dengan menggondol HP  dan korban pun meneriakinya maling,” kata Kapolsek Purworejo Kota AKP Markotib, Rabu (24/4).

Aksi pengejaran terhadap pelaku sempat menyedot perhatian warga di sekitar lokasi. Pelaku yang mengenakan sarung dan naik sepeda motor matic panik dan nekat hingga menabrak korban. Saat itulah pelaku terjatuh dan diringkus oleh sejumlah warga.

Polisi yang mendapati laporan kejadian itu langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku. Dari tangan pelaku disita sejumlah barang bukti, antara lain, satu unit HP merk Samsung serta sepeda motor. “Kerugian yang diderita korban sekitar Rp 2,6 juta,”  tambah Markotib.

Tersangka di hadapan wartawan mengaku nekat melakukan pencurian untuk membayar cicilan utang. Penjual makanan menjadi sasaran aksinya, karena sebagian besar dari mereka cenderung lengah terhadap barang miliknya saat melayani pembeli.

“Untuk bayar cicilan utang. Pokoknya kalau tidak ada uang, saya curi HP. Sudah setengah tahun ini melakukan, ya rata-rata sebulan bisa satu sampai tiga kali,” ujarnya.

Atas perbuatannya itu,  tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. (udi/laz/by)