MAGELANG – Sementara itu, berdasarkan hasil penghitungan sementara, PDIP meraih kursi terbanyak untuk DPRD Kota Magelang. Setidaknya mereka berhasil merebut sembilan kursi dengan komposisi dua kursi dari Magelang Utara (Dapil 3), empat kursi dari Magelang Tengah (Dapil 2) dan tiga dari Magelang Selatan (Dapil 1). Sementara tiga parta lain yakni PKS, Partai Golkar, dan PKB masing-masing mendapat tiga kursi, di mana tiap dapil menyumbang satu kursi.

Kejutan terjadi dari Partai Perindo. Partai yang dibesarkan oleh Hary Tanoesoedibjo itu diprediksi mampu menempatkan satu wakil rakyatnya di DPRD Kota Magelang dari Dapil 2. Sedangkan partai langganan sejak reformasi mampu mendudukkan wakilnya di Dewan Kota, PAN, harus gigit jari. Partai Matahari Biru ini tidak mampu mendudukkan wakilnya, setelah periode lalu hanya mampu menempatkan satu wakil, setelah sebelumnya langganan tiga kursi.

Hal yang sama juga terjadi bagi Nasdem, yang tidak ada satu pun wakilnya lolos di kursi DPRD Kota. Partai yang mampu mempertahankan kursi adalah Hanura. Mereka merebut dua kursi seperti tahun lalu melalui Dapil 3 dan Dapil 2. Bahkan salah satu calon legislatifnya, Tyas Anggraeny BP, mampu merebut seuara terbanyak di Dapil 3 dengan 2.424 suara. “Ini semua atas kerja keras semua. Semoga kami bisa amanah di kursi dewan,” ujar Tyas.

Sementara itu, partai yang diprediksi berkurang kursinya adalah Partai Demokrat. Partai berlambang Mercy ini hanya mampu mendapat dua kursi melalui dapil tengah dan selatan. Periode sebelumnya meraih tiga kursi. Sedang Partai Gerindra diprediksi tetap mendapat dua kursi melalui Magelang Utara dan Selatan. (dem/laz/er)