JOGJA – Audisi The Voice Indonesia musim kedua menyambangi Jogja untuk kali pertama. Sebanyak 450 talenta Jogja mengikuti audisi tersebut di Hotel Pesonna Tugu, Sabtu (20/4). Audisi serupa digelar di Mataram dan Gorontalo.

Produser The Voice Indonesia GTV, Krisna mengatakan, dalam proses open audition, para peserta harus melewati seleksi juri lokal. Yang lolos, dilanjut dengan seleksi Tim GTV. Mereka yang lolos akan dihubungi Tim The Voice GTV untuk melakukan Blind Audition di Jakarta.

“Tahun lalu, audisi yang kami gelar di Semarang banyak yang datang dari Jogja. Sehingga di season kedua kami membuka kesempatan masyarakat Jogja ikut audisi. Jogja menjadi salah satu kota tujuan kami mencari talenta,” ungkap Krisna.

Dikatakan, berbeda dari tahun lalu, kali ini genre musik The Voice semakin beragam. Dangdut dan pop Melayu dimasukkan.

“Pelebaran genre musik ini membuat animo masyarakat Jogja semakin besar. Banyak yang datang mencoba peruntungan di genre baru,” kata Krisna.

Salah satunya Hanum, peserta yang memiliki cengkok dangdut yang bagus. “Aku baru tahu, sekarang dangdut bisa masuk. Jadi coba audisi di sini” ujar Hanum.

Beberapa peserta mencoba tampil duo. Seperti Daniel dan Richard. Keduanya pernah mengikuti ajang ini hingga babak blind auditions.

“Kami penasaran. Karena pernah gagal, jadi kami semangat mencoba lagi,” seloroh Daniel. (*/a11/iwa/zl)