KULONPROGO – Menjelang beroperasinya New Yogyakarta International Airport (NYIA) perekrutan pekerja sudah akan dimulai. Warga Kulonprogo banyak yang terlibat. Lowongan terbanyak adalah tenaga pembersih (cleaning service).

Pemkab Kulonprogo menargetkan warga Kulonprogo bisa ikut bekerja di NYIA. Saat pengoperasian perdana pada April 2019 dibutuhkan 400 pekerja.
“Baru sebatas untuk mengisi lowongan kerja di Angkasa Pura Support (APS), anak perusahaan Angkasa Pura I,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana (3/4).

Ada ratusan calon pekerja warga Kulonprogo yang akan bekerja di sembilan lowongan pekerjaan APS. Mulai cleaning service, operator garbarata, hingga customer servis.

Dari sekian lowongan tersebut, APS masih membutuhkan tenaga cleaning service. “Lowongan tenaga cleaning service paling banyak,” kata Eko Wisnu.
Pihaknya mengintensifkan pelatihan keahlian dan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK). Lulusan BLK telah mengisi lowongan di APS. Di antaranya cleaning service, kargo, hingga aviation security (Avsec).

“Dipilihnya lulusan BLK karena telah terjamin keahliannya. Memiliki sertifikat sesuai bidang yang ditekuninya,” kata Eko Wisnu.
Kepala UPT BLK Kulonprogo, Saryono mengatakan, hingga Maret 2019, ada 1.115 warga mengikuti pelatihan. Termasuk pelatihan kebandarudaraan bersama AP I.

“Semoga bias mengisi kesempatan kerja di NYIA,” ujar Saryono.
Pelatihan tahap kedua dimulai 1 April hingga 25 Mei 2019. Pelatihan diikuti 208 peserta dengan 13 paket latihan. Di antaranya pelatihan Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, pembuatan kue dan roti, pelatihan tata rias dan kecantikan serta pelatihan servis sepeda motor.

Ada pula pelatihan internet marketing, perawatan AC, pelatihan mebeler dan furnitur, pelatihan menjahit dan juru las. Sedangkan pelatihan kebandarudaraan yang meliputi cargo staff, pramugari, Avsec dan round staff. Dibuka setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Lulusan SMA/SMK segera saja mendaftar,” pesan Saryono.
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo berharap warga Kulonprogo bisa terlibat di NYIA. Menekan pengangguran. Di Kulonprogo masih ada 4.500 pengangguran. (tom/iwa/mg3)