BANTUL – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan pelatihan olahan pangan lokal kepada ibu-ibu. Mereka adalah anggota Aisyiyah Ranting Sendangsari  Pajangan Bantul, Minggu (3/3) dan Sabtu (16/3).

Ketua Tim Ir Eni Istiyanti MP  menyampaikan bahan pangan lokal yang dihasilkan di Kabupaten Bantul antara lain jagung, ubi kayu dan ubi jalar.   Bahan pangan lokal ini mudah didapatkan di pasar tradisional dan harganya relatif murah.  “Agar nilai bahan pangan lokal ini meningkat dan diminati oleh banyak orang, maka perlu dilakukan pengolahan menjadi berbagai makanan,” jelasnya.

Tim yang beranggotakan Ir Sarjiyah MS dan Ir Titiek Widyastuti MS ini, selain memberi pelatihan, tim pengabdian masyarakat dari Prodi Agribisnis dan Prodi Agroteknologi UMY ini juga menghibahkan dua set peralatan untuk membuat kue  meliputi oven, mixer, cetakan, loyang, panci dan timbangan.

Eni mengharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan ketrampilan membuat kue atau roti dari bahan pangan local. Juga memotivasi ibu-ibu anggota Aisyiyah untuk berwirausaha. “Pelatihan pertama dikuti oleh 24 orang dengan materi membuat kue pie, cookies dan kue mangkok dari ubi jalar,” imbuhnya.

Eni menuturkan kegiatan pelatihan membuat kue akan berlangsung beberapa kali dengan bahan baku yang berbeda seperti ubi kayu dan jagung.  “Tim juga akan membantu pemasaran  secara off line maupun on line,” terangnya.

Untuk pemasaran secara off line, Eni dan tim akan bekerja sama dengan Muhammadiyah dan Aisyiyah serta tempat-tempat wisata di Bantul.   Sedangkan pemasaran secara on line dilakukan melalui media sosial seperti web dan facebook. “Apabila ibu-ibu sudah trampil,  maka kegiatan membuat kue dari bahan pangan lokal dapat dijadikan sebagai usaha sampingan untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” paparnya. (*/pra/mg1)