JOGJA – Kontingen Bantul mengukuhkan diri sebagai juara umum dalam Pekan Olahraga Pelajar (Popda) DIJ 2019. Hasil akhir pengumpulan medali, kontingen Projotamansari mengumpulkan 75 emas, 68 perak, dan 56 perunggu. Di posisi kedua Sleman dengan raihan 65 emas, 53 perak, dan 85 perunggu.

Di peringkat ketiga ada Kota Jogja dengan 56 emas, 54 perak, dan 68 perunggu. Dikuntit Kulonprogo 20 emas, 32 perak, dan 60 perunggu. Di posisi paling bawah ditempati Gunungkidul dengan koleksi 17 emas, 26 perak, dan 52 perunggu.

Di cabang olahraga paling bergengsi, sepak bola medali emas akhirnya diraih kontingen Sleman. Di laga penentuan mereka menggulung Gunungkidul dengan skor telak 5-0.

Raihan poin yang diraih Sleman sejatinya sama dengan koleksi Bantul, yakni sama-sama 10 poin. Namun, Sleman memiliki keunggulan margin gol dibandingkan dengan skuad asuhan Sajuri Sahid itu. Sebab, untuk bisa mengamankan emas sepak bola Popda, skuad asuhan Fajar Subekti ini harus unggul dengan margil lebih dari empat gol. “Penampilan luar biasa dari anak-anak. Kami bersyukur bisa meraih yang terbaik,” jelas Fajar.

Sejak peluit babak pertama ditiup, Sleman mengambil inisiatif permainan. Berkali-kali gawang Gunungkidul yang dijaga Andika Wahyu dibombardir barisan penyerang Sleman.

Keran gol tim Sembada muda baru terbuka di menit ke-27 melalui, Aruna Brama. Lima menit berselang, pemain bernomor punggung 14 tersebut mencatatkan namanya kembali di papan skor.

Di babak kedua, pertandingan pun tak jauh berbeda. Termotivasi dengan target menang besar, serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh tim Sleman. Giliran Agus Saputra di menit 53, memperlebar keunggulan Sleman menjadi 3-0.

Semenit berselang dari gol ketiga, Bagus K menambah pundi gol selama menjadi 4-0. Brace Bagus di menit 72 mengunci target Sleman untuk meraih emas Popda 2019.

Sementara itu skuad sepak bola Bantul, yang sebelumnya menyaksikan dari tribun sisi selatan memilih meninggalkan arena setelah mengetahui hanya mendapatkan medali perak. Saat penyerahan medali, tak tampak satu pum pemain dari Bantul.

Sementara itu, tim sepak bola Kota Jogja yang gagal mempertahankan emas. Mereka harus puas berada di peringkat ketiga dengan meraih perunggu. Di laga terakhir skuad asuhan Moamar Rifai mengandaskan perlawanan Kulonprogo dengan skor 2-1.(bhn/din/mg2)