GUNUNGKIDUL – Kondisi ruas jalan di wilayah perbatasan Gunungkidul dengan Cawas, Klaten, Jawa Tengah memprihatinkan. Persisnya di Dusun Candi, Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari. Padahal, kerusakan ruas jalan di Jalan Tegalrejo-Jelok itu sudah cukup lama. Tak jarang rusaknya infrastruktur ini menyebabkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

”Yang jelas, mobilitas warga sangat terganggu,” jelas Sunoto, seorang pengguna jalan, Minggu (17/2).

Dia berharap pemkab turun tangan melakukan perbaikan. Apalagi, jalan itu menjadi akses utama menuju ke Wonosari.

Dia meyakini perbaikan infrastruktur membawa dampak positif. Tak terkecuali bagi perekonomian warga. Lantaran kondisi ruas jalan berlubang tidak hanya menyebabkan konsumsi BBM (bahan bakar minyak) lebih boros. Melainkan juga berdampak pada kendaraan.

”Ketika jalan mulus aktivitas warga juga lancar,” ujarnya.

Kepala Tegalrejo Sugiman membenarkan kondisi sejumlah ruas jalan di wilayahnya memprihatinkan. Menurutnya, pemerintah desa telah mengusulkan perbaikan kepada pemkab.

”Mudah-mudahan terealisasi tahun ini,” harapnya.

Kepala Seksi Pemeliharaan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Wadiyana menyebutkan, ada tiga titik ruas jalan di Desa Tegalrejo tahun ini. Yakni, Mangli-Jelok, Jelok-Watu gajah, dan Jelok-Tegalrejo. Proses perbaikan tiga ruas jalan itu sudah memasuki persiapan dokumen pengadaan lelang.

”Diperkirakan proses pembangunan berlangsung pada Juni-Juli,” ungkap Wagiyana menyebut bahwa panjang ruas jalan kabupaten di Gunungkidul sekitar 1.200 kilometer.

Terkait kondisi ruas jalan kabupaten di Bumi Handayani, Wadiyana mengungkapkan, hampir 60 persen di antaranya rusak. Namun, proses perbaikkannya terkendala keterbatasan anggaran, sehingga pemkab menerapkan skala prioritas. (gun/zam/mg4)