KULONPROGO – Polres Kulonprogo menangkap dua tersangka pengedar pil Yarindo. Polisi menyita puluhan pil koplo tersebut. Mereka adalah pengedar pil koplo lintas kabupaten.

Kedua tersangka tersebut, Fha alias Kemus, 19, warga Lendah, Kulonprogo. Satunya, Rzy alias Tekek alias Toleng, 24, warga Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.
Kemus ditangkap di Desa Jatirejo, Lendah dengan barang bukti 10 butir pil Yarindo. Pil ini dibeli Kemus dari seseorang di Pasar Mangiran, Srandakan, Bantul.

“Barang-barang ini diedarkan terbatas. Kepada teman-temannya,” kata Kasat Narkoba Polres Kulonprogo, AKP Munarso (11/1).

Sementara Tekek ditangkap ketika melakukan transaksi pil koplo di ruko utara Terminal Bus Wates. Saat ditangkap dia tengah bertransaksi dengan saksi T.
“Jadi ada dua tersangka. Kasusnya berbeda. Peredaran narkoba sudah terjadi lintas kabupaten. Kami akan terus meningkatkan koordinasi dengan polres lain untuk pengungkapkan,” kata Munarso.

Kedua tersangka dijerat pasal 196 dan 197 UU 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami imbau masyarakat segera melapor jika tahu ada peredaran obat-obatan terlarang,” kata Munarso.

Tekek mengaku hanya dimintai tolong temannya. Dia membantu menjualkan pil koplo tanpa mendapatkan imbalan. (tom/iwa/fn)