PURWOREJO-Ratusan masyarakat Desa Wadas Kecamatan Bener menggelar aksi di depan Kantor Bupati Purworejo, Kamis (10/1). Mereka menolak penambangan batuan andesit yang akan digunakan untuk proyek pembangunan Bendungan Bener.

Mereka menilai banyak dampak buruk yang ditimbulkan jika penambangan itu tetal dilakukan di Wadas. Penambangan dianggap menimbulkan kerugian bagi petani. Sebab, mereka tidak bisa lagi melakukan aktivitas pertanian dan kerusakan lingkungan. “Yang akan ditambang merupakan tanah produktif dan sumber mata pencaharian warga,” kata kuasa hukum warga Julian Dwi P.
Kedatangan warga untuk meminta keterangan dari pemerintah dan meminta agar penambangan tersebut dipindahkan dari Wadas.

Warga juga menolak karena proses sosialisasi yang dinilai kurang optimal. Proses konsultasi publik, lanjutnya, juga dinilai hanya satu arah dan diisi pendataan tanah warga. Julian juga menyebut apabila warga tidak dilibatkan dalam proses Amdal. Bahkan, dapat dikatakan pengambilan kebijakan penentuan lokasi tambang terkesan sewenang-wenang.

Dikatakan, aksi menolak penambangan juga pernah disampaikan kepada gubernur Jawa Teeng. Bukannya mendapat respons baik, Julian mengungkapkan yang terjadi justru sebaliknya. “Provinsi malah mengatakan kalau BBWSO (Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak,Red) melaporkan tidak ada penolakan warga, padahal jelas kami menolak,” katanya.

Satker Bendungan Bener BBWSO, Amos Sangka selaku pihak yang melakukan penelitian dan memproses dokumen Amdal untuk rencana pembangunan Bendungan Bener mengaku akan mengomunikasikan tuntutan warga Desa Wadas kepada pimpinan sebelum memberikan keputusan.

Menurutnya, pembangunan bendungan memasuki tahapan pengukuran tanah lokasi genangan dan tapak bendung. Pembayaran lahan diperkirakan mulai April 2019. “Kami tidak bisa memutuskan sendiri. Jika memang terus ada penolakan, semuanya akan dikomunikasikan dengan pimpinan dan kami yakin ada penyelesaian,” kata Amos.

Amos juga menginformasikan bahwa sesuai dengan keputusan pemerintah, batuan di Bukit Wadas akan diambil untuk membangun Bendungan Bener. Dari hasil kajian, kualitas batu di Wadas sesuai dengan spesifikasi bendungan, dan jarak tempuh dari lokasi pembangunan juga memadai. (udi/din)