SLEMAN – Sebagai peserta Pemilu 2019, PDIP berupaya meraup suara sebanyak mungkin untuk meraih kursi legislatif. Termasuk mengamankan suara untuk calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Kami tekankan kepada calon legislatif (caleg) PDIP untuk menawarkan program bukan sekedar janji,” kata Wakil Sekretaris DPC PDIP Sleman, Purwanto di sela HUT ke-46 PDIP di DPC setempat (10/1).

Purwanto mengatakan, selain menawarkan program, caleg dan fraksi harus turun ke masyarakat. Muaranya, agar semakin banyak simpati ke PDIP.
Perayaan ulang tahun PDIP tersebut sebagai upaya menyolidkan kader.

Sehingga bisa mencapai target kursi yang dibebankan pimpinan Pusat. Yaitu 17 kursi di Sleman. “Kami optimistis bisa mewujudkannya,” kata Purwanto.
Mengenai kampanye hitam yang mengaitkan dengan isu suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA) bukan jadi masalah bagi PDIP. “Kami punya cara untuk menangkalnya,” ujarnya.

PDIP bukan partai abangan. Ada sayap PDIP bernama Baitul Muslim. Kegiatannya seputaran agama. “Jadi kami ini partai ideologis. Bukan hanya muslim, semua golonan kami rangkul,” kata Purwanto.

Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Idham Samawi mengatakan, target 17 kursi dan memenangkan Jokowi-Ma’ruf adalah mutlak. “Tidak ada yang sulit. Semua bisa dilakukan,” ujar Idham. (har/iwa/fn)