KULONPROGO – Polres Kulonprogo mengamankan Rizal, 23, warga Umbulharjo, Jogja. Dia terlibat kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dinihari Jumat  (10/1) dinihari.

Awalnya Rizal diduga pelaku klithih. Apalagi korban warga Temon mendapatkan luka sabetan senjata tajam pelaku. Rizal mengaku telah melakukan aksi kejahatan jalanan di Kulonprogo sejak awal 2019.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution mengatakan, pelaku diamankan di Umbulharjo. Ditangkap tanpa perlawanan.

“Dari tangan pelaku, anggota mengamankan dua golok, dua cutter, dua telepon genggam dan satu Honda Vario yang digunakan untuk beraksi,” kata Anggara.
Rizal beraksi empat kali di Kulonprogo. Yakni Jumat (4/1) di Desa Triharjo, Wates. Kemudian Sabtu (5/1) beraksi di flyover Ngelo, Sentolo. “Pelaku juga beraksi di timur proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA). Namun korban tidak melapor,” kata Anggara.

Pelaku beraksi sendirian. Menyasar korban yang memiliki barang berharga. Pelaku menghentikan korban dan menodongkan senjata tajam untuk meminta barang beharga.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Kemungkinan ada pelaku lain. Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Hukuman maksimal 12 tahun,” kata Anggara.

Sebelum melancarkan aksinya, Rizal minum minuman beralkohol. Bersama kawannya di Temon. Namun melancarkan aksi sorang diri.

“Saat beraksi dalam kondisi mabuk. Dia mengaku baru bercerai dengan istrinya. Jadi motifnya ekonomi. Barang-barang rampasan dijual,” ungkap Anggara. (tom/iwa/fn)