JOGJA – Terbakarnya puluhan kios oleh-oleh di Taman Parkir Jalan Senopati Senin malam (7/1) memberikan kerugian yang besar bagi para pelaku usaha di lokasi itu. Mengingat total kerugiannya lebih dari Rp 1 miliar.

Kapolsek Gondomanan Kompol I Nengah Lotama menjelaskan, kebakaran yang terjadi pukul 22.30 itu telah menghanguskan setidaknya 35 kios beserta isinya. Selain itu, satu mobil Kijang Innova dan satu motor Honda Vario 125 juga ikut terbakar.

Mobil Innova bernopol L 1853 IS yang terbakar ini milik wisatawan asal Jawa Timur, bernama Devie Lukiyawati. Sedangkan sepeda motor milik salah seorang pemilik kios. Lotama mengaku pemilik mobil sudah pasrah atas kejadian yang menimpanya.

Menurut penuturan saksi Tarwadi, 45, awal kejadian ia sedang bersiap tidur di kios milik salah seorang pedagang bernama Budiyanto. Saat itu ia mendengar suara orang berteriak-teriak kebakaran.

Tarwadi kemudian bergegas keluar dan mendapati api sudah membakar kios di sebelah tempat ia tidur. Api menyebar dengan cepat ke kios lain dan menyambar sebuah mobil dan motor yang terpakir di dekat lokasi kejadian.
Api bisa dipadamkan setelah lima mobil pemadam kebakaran berikut puluhan personel datang ke lokasi. “Butuh waktu sekitar satu jam untuk memastikan api benar-benar padam,” ujar Kasi Operasional dan Penyelamatan Dinas Kebakaran Kota Jogja Mahargyo.

Mahargyo menduga amuk si jago merah ini karena terjadi hubungan arus pendek listrik. “Penuturan dari saksi di lokasi, kebakaran diakibatkan dari percikan api yang berasal dari trafo. Namun itu masih dugaan,” tambahnya.
Kemarin siang Radar Jogja melihat beberapa pedagang masih memilah-milah barang dagangan yang bisa dipakai. Bau sangit pun tercium dari jejeran kios-kios ini. Bangkai mobil juga tetap teronggok. Namun di lokasi kejadian suah terpasang garis polisi.

Seorang pedagang, Wagimin, 51, mengaku pasrah dengan kejadian yang menghanguskan seluruh dagangannya itu. Ia pun telah kehilangan mata pencahariannya. Ia pun berharap ada dinas atau pihak terkait yang bersedia membantunya.

Mengingat, kata Wagimin, selama empat tahun ini dia selalu mengandalkan pemasukan dari berdagang minuman untuk wisatawan Taman Pintar ini. “Saya anggap ini sebagai musibah. Namun saya berharap kios segera bisa dipakai berjualan kembali,” katanya.

Edi Riyanto, 38, pedagang oleh-oleh lainnya yang kiosnya ikut terbakar mengaku menelan kerugian sebesar Rp 35 juta. Ini karena seluruh barang dagangannya memang ditinggal di dalam kios. “Semuanya ada di dalam kios, dan sekarang hangus semua,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (HP) mengaku pihaknya masih mendalami terkait laporan kebakaran ini. “Saya belum sempat membuka laporannya. Kalau belum ada data, saya tidak berani menyampaikan. Belum tahu juga siapa saja korbannya,” ujarnya. (cr5/laz/fn)